DINAMIKA KUALITAS AIR TAMBAK BUDIDAYA IKAN KUWE (CARANX SP.) DI DESA ALUE NAGA BERBASIS INTERNET OF THINGS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DINAMIKA KUALITAS AIR TAMBAK BUDIDAYA IKAN KUWE (CARANX SP.) DI DESA ALUE NAGA BERBASIS INTERNET OF THINGS


Pengarang

NUR AZURA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Adrian Damora - 198711012018031001 - Dosen Pembimbing I
Nurfadillah - 198409072019032017 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2111102010082

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

639.8

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kualitas air merupakan salah satu kunci keberhasilan budidaya ikan, dimana kondisi kualitas air yang buruk akan membuat patogen penyakit mudah menyerang ikan. Seiring perkembangan teknologi dalam dunia budidaya ikan, muncul inovasi pemantauan kualitas air berbasis internet of things. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dinamika kualitas air pada tambak budidaya ikan kuwe berbasis teknologi internet of things (IoT). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Februari 2025 di tambak budidaya ikan kuwe (Caranx sp.) di Desa Alue Naga, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling dan pengumpulan data dilakukan setiap hari secara online melalui website dengan pemasangan alat sensor pada lokasi penelitian. Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu suhu, kedalaman, konduktivitas, pH, oksigen terlarut, salinitas, amonia, nitrit, dan pengujian akurasi alat sensor. Hasil kualitas air menunjukkan parameter suhu, kedalaman, konduktivitas, pH, oksigen terlarut, dan salinitas menunjukkan rentang nilai yang dapat ditoleransi oleh ikan kuwe. Sedangkan nilai amonia dan nitrit menunjukkan hasil yang tinggi dan melebihi baku mutu berdasarkan PP No 22 Tahun 2021. Fluktuasi nilai parameter sering terjadi pada siang hari akibat pengaruh suhu, intensitas cahaya matahari, dan proses biologis seperti fotosintesis dan metabolisme organisme. Parameter suhu, salinitas, kedalaman, dan amonia memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar nitrit berdasarkan analisis regresi linier berganda sebesar 97,7%. Pengujian akurasi alat sensor pada sebagian besar parameter berkisar 80,51%–98,87%, terkecuali sensor amonia yang menunjukkan nilai akurasi rendah.

Kata Kunci : Dinamika, Kualitas air, Internet of things, Regresi linier berganda.


Water quality is one of the keys to successful fish farming, where poor water quality conditions will make it easy for disease pathogens to attack fish. Along with the development of technology in the world of fish farming, innovations in water quality monitoring based on the internet of things have emerged . The purpose of this study was to analyze the dynamics of water quality in kuwe fish farming ponds based on internet of things (IoT) technology . This research was conducted from January to February 2025 in trevally farming ponds (Caranx sp.) in Alue Naga Village, Syiah Kuala District, Banda Aceh City. The method used in this study is a quantitative method. The determination of the research location used the purposive sampling method and data collection was carried out every day online via the website by installing a sensor device at the research location. The parameters observed in this study were temperature, depth, conductivity, pH, dissolved oxygen, salinity, ammonia, nitrite, and testing the accuracy of the sensor device. The results of water quality showed that the parameters of temperature, depth, conductivity, pH, dissolved oxygen, and salinity showed a range of values that could be tolerated by trevally. Meanwhile, ammonia and nitrite values showed high results and exceeded the quality standards based on PP No. 22 of 2021. Fluctuations in parameter values mainly occurred during the day due to the influence of temperature, sunlight intensity, and biological processes such as photosynthesis and organism metabolism. Temperature, salinity, depth, and ammonia parameters had a significant effect on increasing nitrite levels based on multiple linear regression analysis of 97.7%. The accuracy testing of the sensor tool on most parameters ranged from 80.52%–98.87%, except for the ammonia sensor which showed a low accuracy value. Keywords: Dynamics, Water quality, Internet of things, Multiple linear regression.

Citation



    SERVICES DESK