Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ADAPTASI MASYARAKAT GAMPONG LEUGE KABUPATEN ACEH TIMUR TERHADAP BENCANA BANJIR PASANG (IE TUARA)
Pengarang
Teuku Youvan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1209200140072
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
904
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Aceh Timur merupakan daerah yang rentan terhadap ancaman banjir. Gampong Leuge yang terletak di kecamatan Peureulak Aceh Timur merupakan salah satu gampong yang mengalami dampak banjir pasang (Ie Tuara) tahunan dalam berbagai sektor kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana sejarah bencana Ie Tuara yang terjadi pada masyarakat Gampong Leuge. 2) Bagaimana dampak dan pola adaptasi masyarakat Gampong Leuge terhadap bencana Ie Tuara. 3) Apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat adaptasi masyarakat Gampong Leuge dalam menghadapi bencana Ie Tuara. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif untuk menghasilkan data deskriptif dan naratif. Penentuan responden dengan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan pendekatan penilaian partisipatif masyarakat gampong (PRA) dengan observasi partisipatif, penulusuran, wawancara terbuka dan mendalam terhadap narasumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan sejarah terdapat perubahan pola banjir pasang Ie Tuara yang berdampak kepada sektor tambak, sawah, hubungan sosial, lingkungan, dan struktur. Masyarakat melakukan serangkaian kegiatan adaptasi dan mekanisme bertahan untuk menyesuaikan diri terhadap Ie Tuara dalam mencapai suatu kearifan praktis (Phronesis). Faktor pendukung adaptasi adalah modal sosial dan lingkungan dan faktor penghambat adaptasi adalah kurangnya motivasi dan keterlibatan masyarkat dalam pembangunan. Diharapkan masyarakat dan pemerintah perlu bersama-sama memperkuat kapasitas dengan cara melibatkan, memberdayakan dan melindungi masyarakat yang rentan terhadap risko bencana.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENERAPAN STRATEGI CO-MANAGEMENT UNTUK MENANGGULANGI BENCANA BANJIR (IE TUARA) DI GAMPONG LEUGE KABUPATEN ACEH TIMUR (Syubbah Abdi, 2017)
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONSERVASI HUTAN MANGGROVE DAN BENCANA DI DESA LEUGE KABUPATEN ACEH TIMUR (Muhammad Fajrianda, 2018)
RESPONSIVITAS BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM MENGHADAPI BANJIR DI KABUPATEN ACEH TIMUR (IRFAN FAJAR, 2022)
PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN MEDIA MONOPOLY BERVISI SETS PADA BIDANG STUDI GEOGRAFI MATERI MITIGASI DAN ADAPTASI BENCANA SEBAGAI INOVASI DALAM PENDIDIKAN KEBENCANAAN (Andika Triwidada, 2018)
WEBGIS DAERAH RAWAN BANJIR DI WILAYAH KABUPATEN ACEH TAMIANG MENGGUNAKAN GOOGLE MAPS API (Nisa Adilla Rahmatika, 2016)