<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165625">
 <titleInfo>
  <title>MODEL MULTI-OBJEKTIF UNTUK OPTIMALISASI TATA GUNA LAHAN BERKELANJUTAN DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WILDATUL AKHYANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Banda Aceh, sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi Provinsi Aceh, mengalami peningkatan kebutuhan lahan akibat pertumbuhan penduduk dan perkembangan aktivitas perkotaan. Kondisi ini menimbulkan tantangan dalam mengatur penggunaan lahan agar tetap seimbang antara pembangunan ekonomi, kebutuhan sosial, dan pelestarian lingkungan sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk model matematika yang dapat mengoptimalkan alokasi lahan berdasarkan ketiga aspek tersebut. Metode yang digunakan adalah Weighted Goal Programming, yaitu pendekatan optimasi multi-objektif dengan memberikan bobot pada masing-masing tujuan. Model yang telah dibentuk diselesaikan menggunakan bantuan software Lindo 6.1. Hasil penyelesaian menunjukkan bahwa seluruh deviasi negatif (d1-, d2-, d3-) dan nilai fungsi tujuan (Z) bernilai nol, yang berarti seluruh target tercapai secara optimal. Dengan demikian, diperoleh skenario optimasi lahan Kota Banda Aceh untuk pertanian sebesar 42,21 ha, permukiman sebesar 1.995,63 ha, perdagangan dan jasa sebesar 2.269,76 ha, Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebesar 1.040,10 ha serta sarana dan prasarana umum sebesar 553,29 ha. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa model tetap menghasilkan solusi optimal saat parameter dinaikkan, namun sensitif terhadap penurunan bobot tujuan.&#13;
&#13;
Kata kunci:	Optimasi Tata Guna Lahan, Pembangunan Berkelanjutan, Model Multi-Objektif, Goal Programming&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165625</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 12:16:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 14:49:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>