<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165613">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIASI UKURAN PARTIKEL SEKAM PADI TERHADAP SIFAT FISIS DAN SIFAT RNTERMAL PAPAN PARTIKEL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Indah Resti Gustina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Papan partikel termasuk dalam kategori material komposit, yang umumnya terdiri dari dua komponen utama, yaitu pengisi (fiber) dan perekat (matriks). Pada penelitian ini digunakan partikel sekam padi berukuran standar&#13;
(tanpa pengayakan), 40, 60, 80, dan 100 mesh sebagai penguat dan resin epoksi sebagai perekat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi ukuran partikel sekam padi terhadap sifat fisis (kerapatan dan porositas) serta sifat termal (konduktivas termal) papan partikel. Perbandingan komposisi partikel sekam padi dan resin epoksi adalah 70:30 (%berat). Proses pembuatan papan partikel dilakukan dengan mengepres menggunakan press hydraulic dengan tekanan 7 ton selama 30 menit dalam cetakan berukuran 15cm x 15cm x 1cm. Penelitian ini menggunakan standar pengujian SNI 03-2105-2006 dan BS EN 13986 (2004). Kerapatan tertinggi papan partikel diperoleh pada ukuran partikel 100 mesh sebesar 1,074 g/cm³, sedangkan kerapatan terendah terdapat pada ukuran Standar (tanpa penghalusan) sebesar 0,306 g/cm³. Hal ini menunjukkan bahwa semakin halus ukuran partikel sekam padi, semakin rapat susunan partikel sehingga meningkatkan kerapatan dan menurunkan porositas. Porositas tertinggi tercatat pada ukuran standar (tanpa penghalusan) sebesar 22,261%, dan terendah pada 100 mesh sebesar 12,199%. Selain itu, konduktivitas termal meningkat seiring dengan pengecilan ukuran partikel, yaitu dari 0,0756 W/m·°C pada 40 mesh menjadi 0,0939 W/m·°C pada 100 mesh. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ukuran partikel berpengaruh  terhadap sifat fisis dan konduktivitas termal papan partikel. Partikel yang lebih halus menghasilkan papan dengan kerapatan tinggi, porositas rendah, dan konduktivitas termal tinggi. Namun, untuk aplikasi isolator termal, papan partikel dengan ukuran 40 mesh lebih unggul karena memiliki konduktivitas termal rendah dan porositas tinggi sehingga lebih efektif menghambat aliran panas.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165613</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 12:03:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 12:08:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>