ANALISIS KINERJA REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS KINERJA REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH


Pengarang

REZA ADISAPUTRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0901103010106

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Berlakunya Undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah memberikan kewenangan bagi daerah dalam mengelola keuangannya yang dituangkan dalam APBD. Pengelolaan APBD yang baik harus berjalan secara ekonomis, efektif, dan efisien demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Banda Aceh ini menggunakan analisis rasio keuangan. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis kinerja Pendapatan dan Belanja secara ekonomis, efisien, dan efektif Pada Pemerintahan Kota Banda Aceh untuk tahun anggaran 2010-2012. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan unit analisis Laporan Realisasi Anggaran Pemerintahan Kota di Banda Aceh. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, data sekunder diperoleh dari website, literature dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian untuk dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kinerja pemerintah Kota Banda Aceh dalam mengelolah pendapatannya belum baik ini dilihat dari varians pendapatan yang menunjukkan belum adanya realisasi pendapatan yang mencapai target. (2) Kinerja pemerintah dalam mengelolah anggaran belanja sudah cukup baik ini dilihat dari tidak adanya realisasi belanja yang melebihi dari yang dianggarkan, hanya saja diketahui bahwa belanja untuk keperluan rutin (operasi) lebih besar daripada belanja pembangunan (modal). Kata Kunci: anggaran, pendapatan, belanja, kinerja keuangan daerah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK