PENGARUH LOKASI KONTAK AWAL TERHADAP KERUSAKAN PAHAT POTONG PADA PROSES FACE MILLING | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH LOKASI KONTAK AWAL TERHADAP KERUSAKAN PAHAT POTONG PADA PROSES FACE MILLING


Pengarang

Mawardi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0909200130007

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S2) / PDDIKTI : 21101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : PROG. STUDI MAGISTER TEKNIK MESIN.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kerusakan pahat potong selama operasi pemesinan tidak dapat dihindarkan, akan tetapi dapat diminimalisir. Pada proses face milling kerusakan pahat potong umumnya terjadi karena aus, chipping ataupun pecah secara keseluruhan (breakage). Phenomena kerusakan akibat impact pada saat pahat potong pertama sekali menyayat benda kerja belum banyak informasi yang telah diperoleh. Karena itu pada penelitian ini akan dipelajari Pengaruh lokasi kontak awal antara pahat potong dan benda kerja terhadap kerusakan pahat potong karena chipping atau fracture. Untuk mengidentifikasi bentuk lokasi kontak awal telah dibuat tiga jenis posisi sudut masuk dan sudu aksial. Sedangkan untuk mempelajari bentuk kerusakan dipengaruhi lokasi kontak awal. Untuk mencegah kerusakan pahat potong menggunakan metode membuat bentuk tirus(chamfer) pada sudut benda kerja yaitu sudut 30°, 45° dan 60°. Dari hasil yang diperoleh, sudut chamfer 30° yang paling baik.

Kata kunci : Face milling, chipping, fracture, chamfer.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK