Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI EKTOPARASIT KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA) CANGKANG LUNAK DI KAWASAN BUDIDAYA COT LAMKUWEUH, KOTA BANDA ACEH
Pengarang
LATHIFA NABILA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Dedi Fazriansyah Putra - 198406272015041001 - Dosen Pembimbing I
Siska Mellisa - 198703052015042001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2111102010056
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
639.66
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Ektoparasit merupakan tantangan utama dalam budidaya kepiting bakau (Scylla serrata) cangkang lunak karena dapat merusak organ tubuh seperti insang, menghambat pertumbuhan, melemahkan sistem imun, dan meningkatkan risiko kematian akibat infeksi sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ektoparasit, tingkat serangan berdasarkan intensitas, prevalensi, dan dominasi, serta menganalisis hubungan antara jumlah ektoparasit dengan ukuran tubuh kepiting soka (Scylla serrata) di Kawasan Budidaya Cot Lamkuweuh, Kota Banda Aceh. Metode pengambilan sampel ini menggunakan metode Random sampling dan sampel yang diambil sebanyak 25 ekor. Pemeriksaan dilakukan pada bagian tubuh seperti karapas, kaki jalan, kaki renang, capit, dan insang dengan menggunakan mikroskop. Data hasil penelitian ini dianalisa secara deskriptif. Hasil pengamatan ini ditemukan terdiri dari enam jenis ektoparasit, yaitu Ascarophis sp. (Nematoda), Zoothamnium sp., Epistylis sp., Vorticella sp., Ichthyobodo sp. (Protozoa), dan Attheyella sp. (Arthropoda). Tingkat serangan yang paling tinggi yaitu Zoothamnium sp. yang memiliki nilai prevalensi (60%), intensitas (6,93 ind/ekor), dan dominasi (41,6%), terutama menginfeksi kaki jalan dan kaki renang. Infeksi terendah tercatat pada Attheyella sp. (4,4%). Kualitas air berada dalam kisaran normal dan Analisis regresi menunjukkan hubungan lebar karapas dan berat tubuh terhadap ektoparasit tidak signifikan (p = 0,0582), sehingga faktor lingkungan diduga lebih berpengaruh terhadap ektoparasit yang menginfestasi kepiting dibandingkan ukuran tubuhnya.
Kata kunci : Kepiting bakau cangkang lunak, Ektoparasit,Tingkat Serangan.
Ectoparasites are a major challenge in the cultivation of soft-shelled mud crabs (Scylla serrata) because they can damage organs such as gills, inhibit growth, weaken the immune system, and increase the risk of death due to secondary infections. This study aims to identify the types of ectoparasites, the level of attack based on intensity, prevalence, and dominance, and analyze the relationship between the number of ectoparasites and the body size of soft-shelled mud crabs (Scylla serrata) in the Cot Lamkuweuh Cultivation Area, Banda Aceh City. The sampling method used a random sampling method and 25 samples were taken. Examination was carried out on body parts such as carapace, walking legs, swimming legs, claws, and gills using a microscope. The data from this study were analyzed descriptively. The results of this observation were found to consist of six types of ectoparasites, namely Ascarophis sp. (Nematoda), Zoothamnium sp., Epistylis sp., Vorticella sp., Ichthyobodo sp. (Protozoa), and Attheyella sp. (Arthropods). The highest level of attack was Zoothamnium sp. which had a prevalence value (60%), intensity (6.93 individuals/head), and dominance (41.6%), mainly infecting walking legs and swimming legs. The lowest infection was recorded in Attheyella sp. (4.4%). Water quality was within the normal range. Regression analysis showed that the relationship between carapace width and body weight with the number of ectoparasites was not significant (p = 0.0582), so environmental factors are suspected to have a greater influence on ectoparasites infesting crabs than body size. Keywords: Soft shell mangrove crab, Ectoparasites, Attack Level.
IDENTIFIKASI EKTOPARASIT KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA) CANGKANG LUNAK DI KAWASAN BUDIDAYA COT LAMKUWEUH, KOTA BANDA ACEH (LATHIFA NABILA, 2025)
STUDI KEBIASAAN MAKAN KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA FORSKAL, 1775) DI KAWASAN MANGROVE ACEH BESAR DAN BANDA ACEH (NABILA FIRYAL, 2023)
INTENSITAS DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA) DARI EKOSISTEM MANGROVE DESA DEAH RAYA, KECAMATAN SYIAH KUALA, KOTA BANDA ACEH (NURIAN NISA, 2024)
INTENSITAS DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA) PADA PERAIRAN PAYAU DESA CADEK KECAMATAN BAITUSSALAM ACEH BESAR (YELGA DANESTI, 2021)
INTENSITAS DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA) PADA PERAIRAN PAYAU DESA CADEK KECAMATAN BAITUSSALAM ACEH BESAR (YELGA DANESTI, 2021)