EFEKTIVITAS PEMANFAATAN INSTAGRAM @SEPETAKCOFFEESHOP DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PELANGGAN PASCA COVID-19 DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EFEKTIVITAS PEMANFAATAN INSTAGRAM @SEPETAKCOFFEESHOP DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PELANGGAN PASCA COVID-19 DI BANDA ACEH


Pengarang

Muhammad Suganda - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Deni Yanuar - 198801262015041002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2010102010022

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan pada sektor usaha mikro, kecil, dan
menengah (UMKM), khususnya kedai kopi, yang mengalami penurunan penjualan drastis.
Sepetak Coffee Shop, sebuah kedai kopi di Banda Aceh, juga menghadapi tantangan ini,
dengan penjualan harian yang menurun dari 100-300 cup minuman dan 100-200 porsi
makanan menjadi hanya 10-50 minuman dan 10-40 makanan per hari selama pandemi .
Meskipun demikian, Sepetak Coffee berhasil bertahan dan menunjukkan peningkatan
signifikan pasca-pandemi, sebagian besar didorong oleh aktivasi kembali akun Instagram
resmi mereka, @sepetakcoffeeshop . Akun ini yang sebelumnya tidak aktif, kini aktif kembali
untuk promosi produk . Fenomena ini mengindikasikan potensi Instagram sebagai strategi
pemasaran yang efektif di era pasca-pandemi .Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
efektivitas pemanfaatan media sosial Instagram oleh @sepetakcoffeeshop dalam
meningkatkan jumlah pelanggan pasca Covid-19 di Banda Aceh . Fokus penelitian adalah
bagaimana penggunaan Instagram dapat secara efektif berkontribusi pada peningkatan jumlah
pelanggan kedai kopi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk
menggambarkan situasi dan kondisi terkini di Sepetak Coffee. Data dikumpulkan melalui
observasi partisipasi dan wawancara mendalam dengan informan kunci (pemilik dan manajer
Sepetak Coffee), informan penghubung (pegawai), dan informan pendukung (pelanggan).
Subjek penelitian adalah akun Instagram resmi @sepetakcoffeeshop. Analisis data dilakukan
secara interaktif dengan tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan serta
pengujian kesimpulan, berdasarkan kerangka teori Hierarchy of Effects Model . Model ini
relevan untuk menganalisis bagaimana konten Instagram memengaruhi konsumen dari
kesadaran hingga keputusan pembelian. Penelitian ini memiliki urgensi tinggi mengingat
dampak pandemi pada industri makanan dan minuman. Hasilnya diharapkan dapat
memperkaya ilmu komunikasi pemasaran digital, khususnya dalam konteks komunikasi krisis
dan pemulihan bisnis, serta memberikan kerangka praktis bagi UMKM di sektor F&B untuk
mengoptimalkan Instagram dalam menarik dan mempertahankan pelanggan . Temuan ini juga
diharapkan dapat direplikasi oleh kedai kopi serupa, memberikan nilai praktis bagi
pengembangan industri secara umum.
Kata Kunci: Instagram, Jumlah Pelanggan, Covid-19

The Covid-19 pandemic significantly impacted micro, small, and medium enterprises (MSMEs), especially coffee shops, which experienced a drastic decline in sales. Sepetak Coffee Shop, a coffee shop in Banda Aceh, also faced this challenge, with daily sales dropping from 100-300 cups of beverages and 100-200 portions of food to just 10-50 beverages and 10- 40 portions of food per day during the pandemic . Nevertheless, Sepetak Coffee managed to survive and showed significant improvement post-pandemic, largely driven by the reactivation of their official Instagram account, @sepetakcoffeeshop . This account, previously inactive, is now actively used for product promotion . This phenomenon indicates Instagram's potential as an effective marketing strategy in the post-pandemic era . This study aims to analyze the effectiveness of Instagram social media utilization by @sepetakcoffeeshop in increasing customer numbers post-Covid-19 in Banda Aceh . The research focuses on how Instagram usage can effectively contribute to the increase in customer numbers for the coffee shop . This research employs a qualitative descriptive method to portray the current situation and conditions at Sepetak Coffee . Data was collected through participant observation and in-depth interviews with key informants (owners and managers of Sepetak Coffee), liaison informants (employees), and supporting informants (customers) . The research subject is the official Instagram account @sepetakcoffeeshop . Data analysis is conducted interactively in three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing and verification, based on the Hierarchy of Effects Model theoretical framework . This model is relevant for analyzing how Instagram content influences consumers from awareness to purchase decisions . This research holds high urgency given the pandemic's impact on the food and beverage industry. Its findings are expected to enrich the field of digital marketing communication, particularly in the context of crisis communication and business recovery, and provide a practical framework for MSMEs in the F&B sector to optimize Instagram for attracting and retaining customers . The findings are also expected to be replicable by similar coffee shops, offering practical value for the overall industry development . This research offers valuable insights into the strategic use of digital marketing, specifically Instagram, for business recovery and growth in the post-pandemic era, providing both theoretical contributions to marketing communication and practical guidance for F&B businesses. Keyword: Instagram, Number of Customers, Covid-19

Citation



    SERVICES DESK