<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165463">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN IDENTITAS BELAH UKEN - TOA DALAM PERSAINGAN POLITIK DI KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ina Jainati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Politik identitas telah menjadi politik lokal di Kabupaten Aceh Tengah. Sub-etnis Uken-Toa menjadi bentuk persaingan politik di Kabupaten Aceh Tengah. Politik identitas biasanya ditunjukan pada pemilihan calon kandidat politik berdasarkan latar belakang yang sama. Hal ini sebagai bentuk penghargaan terhadap kesamaan etnis yang dimiliki. Praktik politik identitas juga biasa digunakan sebagai bentuk perjuangan kelompok akibat ketidak adilan ataupun deskriminasi yang dilakukan kepada kelompok tertetu, seperti upaya mendapatkan posisi-posisi baru yang belum pernah didapatkan oleh suatu kelompok. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui persaingan politik di Kabupaten Aceh Tengah yang di pengaruhi oleh politik identitas Uken-Toa. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis deskriptif. Analisis data ini didapat dari hasil wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Etnik Relation, Etnosentrisme dan Identitas Etnis. Adapun hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa persaingan politik Uken-Toa dimulai dari perebutan batas wilayah dan penguasaan sumber daya ekonomi melalui kebangkitan etnis serta politik adu domba yang diciptakan oleh Belanda kerena keduanya memiliki hubungan konflik. Sejak masa reformasi persaingan keduanya menyentuh pada persaingan dalam pilkada dan posisi-posisi strategis di Kabupaten Aceh Tengah. Uken-Toa sering kali dibangkitkan sentimen nya oleh para elit politik. Berdasarkan kesamaan identitas etnis, Uken-Toa menunjukan perilaku politiknya dalam pilkada. Paska reformasi melahirkan posisi-posisi baru seperti kontraktor- kontraktor untuk proyek daerah melalui sikap etnosentrisme persaingan Uken-Toa terlihat dalam penguasaan posisi-posisi baru tersebut. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa politik identitas Uken-Toa berdampak terhadap persaingan politik di kabupaten Aceh Tengah.&#13;
Kata Kunci: Politik Identitas, Persaingan politik, Uken-Toa.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165463</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 10:25:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 11:00:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>