ISOLASI BAKTERI ENDOFIT PADA TANAMANRN NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH. VARIETAS SIDIKALANG) DAN UJI AKTIVITAS ANTIFUNGI TERHADAP JAMUR PHYTOPHTHORA CAPSICI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ISOLASI BAKTERI ENDOFIT PADA TANAMANRN NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH. VARIETAS SIDIKALANG) DAN UJI AKTIVITAS ANTIFUNGI TERHADAP JAMUR PHYTOPHTHORA CAPSICI


Pengarang

ARRAYYAN NAJLA ACHZA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Suhartono - 198203142006041002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2108104010004

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahua., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanaman nilam Aceh (Pogostemon cablin Benth.) merupakan komoditas perkebunan bernilai ekonomi tinggi yang dibudidayakan secara luas di Indonesia. Selain dikenal sebagai penghasil minyak atsiri berkualitas, tanaman ini juga memiliki mikrobiota endofit yang berpotensi sebagai agen pengendali hayati. Bakteri endofit yang hidup di jaringan tanaman nilam diketahui mampu menghasilkan senyawa bioaktif yang bersifat antifungi dan dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan patogen tanaman. Salah satu patogen penting yang menyerang tanaman hortikultura adalah Phytophthora capsici. Serangan jamur ini berdampak besar terhadap penurunan hasil panen, kualitas produk, serta kerugian ekonomi. Upaya eksplorasi bakteri endofit dari tanaman nilam penting dilakukan sebagai alternatif pengendalian hayati yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri endofit dari tanaman nilam Aceh (Pogostemon cablin Benth. varietas Sidikalang) yang berpotensi sebagai agen antifungi terhadap Phytophthora capsici. Isolasi bakteri endofit dilakukan pada organ akar, batang, dan daun. Uji aktivitas antifungi dilakukan secara in vitro menggunakan metode kultur ganda. Dari hasil isolasi, diperoleh sebanyak 28 isolat bakteri endofit, di antaranya enam isolat menunjukkan aktivitas antagonistik yang kuat terhadap Phytophthora capsici. Isolat yang paling luas zona hambatnya adalah 15,98 mm yang berasal dari organ batang dengan kode BEBNS 12. Temuan ini menunjukkan bahwa bakteri endofit yang berasal dari tanaman nilam Aceh varietas Sidikalang memiliki potensi sebagai agen hayati dalam pengendalian jamur patogen Phytophthora capsici.

Kata kunci: Antifungi, bakteri endofit, nilam Aceh, Phytophthora capsici

Aceh patchouli (Pogostemon cablin Benth.) is a high-value plantation commodity that is widely cultivated in Indonesia. In addition to being known as a producer of high-quality essential oils, this plant also harbors endophytic microbiota with potential as biological control agents. Endophytic bacteria residing within the tissues of patchouli plants are known to produce bioactive compounds with antifungal properties, which can be utilized for controlling plant pathogens. One of the major pathogens affecting horticultural crops is Phytophthora capsici. This fungal pathogen causes significant reductions in crop yield and quality, leading to considerable economic losses. Therefore, exploring endophytic bacteria from patchouli plants is crucial as a sustainable and environmentally friendly alternative for biological control.This study aimed to isolate and identify endophytic bacteria from Aceh patchouli (Pogostemon cablin Benth. var. Sidikalang) with potential antifungal activity against Phytophthora capsici. Endophytic bacteria were isolated from the roots, stems, and leaves of the plant. Antifungal activity was assessed in vitro using the dual culture method. A total of 28 endophytic bacterial isolates were obtained, six of which exhibited strong antagonistic activity against Phytophthora capsici. The isolate that produced the largest inhibition zone, measuring 15.98 mm, was derived from stem tissue and labeled as BEBNS 12. These findings indicate that endophytic bacteria isolated from Aceh patchouli var. Sidikalang have promising potential as biological control agents against the fungal pathogen Phytophthora capsici. Keywords: Antifungal, endophytic bacteria, Aceh patchouli, Phytophthora capsici

Citation



    SERVICES DESK