<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165439">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN HOTEL BINTANG LIMA DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD RIZQULLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan Perancangan ini adalah untuk menghasilkan sebuah Hotel Bintang Lima dengan konsep Green Architecture akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap lingkungan dan keberlanjutan. Green Architecture bertujuan untuk mengurangi jejak lingkungan bangunan dan memaksimalkan efisiensi energi. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini dalam desain dan konstruksi hotel di Aceh dapat mengurangi konsumsi energi, air, dan sumber daya alam lainnya, serta mengurangi emisi karbon. Ini sejalan dengan upaya global untuk mengatasi perubahan iklim dan melestarikan lingkungan alam. Hotel Bintang Lima dengan konsep Green Architecture akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap lingkungan dan keberlanjutan. &#13;
&#13;
Jumlah wisatawan di Kota Banda Aceh terus meningkat dari tahun 2019 hingga tahun 2023. Tahun 2023 jumlah wisatawan sebanyak 382.029 orang. Melihat bahwa adanya potensi jumlah wisatawan tersebut, maka bisnis perhotelan memiliki sebuah peluang yang sangat besar di Kota Banda Aceh.&#13;
&#13;
Sedangkan di Banda Aceh belum terdapat banyak akomodasi penginapan dengan kategori Hotel Bintang Lima. Selain itu, pembangunan Hotel Bintang Lima juga akan memberikan dampak positif dalam pengembangan infrastruktur pariwisata. Untuk mendukung operasional hotel, dibutuhkan investasi dalam penyediaan akses transportasi, fasilitas umum, dan layanan pendukung lainnya. Ini akan mendorong peningkatan investasi di sektor-sektor terkait dan memperbaiki konektivitas antara destinasi pariwisata di Aceh, yang pada gilirannya akan memperluas potensi pariwisata di seluruh provinsi.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Perancangan, Hotel Bintang Lima, Green Architecture, Banda Aceh&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HOTELS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>728.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165439</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 10:14:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-31 09:52:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>