ANALISA KINERJA JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI PERUMNAS LINGKE KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISA KINERJA JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI PERUMNAS LINGKE KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Fakhrurrazi idris - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0809200060017

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dari hasil survei pendahuluan secara langsung di lokasi daerah layanan didapatkan permasalahan yang timbul berkaitan dengan debit, tekanan air dan kontinuitas aliran. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa antara lain faktor faktor persyaratan suatu sistem jaringan air bersih harus terpenuhi ditinjau pada kondisi rill, menganalisa kinerja jaringan distribusi air bersih terhadap keandalan, kelentingan dan kerawanan serta melakukan simulasi Epanet untuk melihat kondisi ideal suatu jaringan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian terhadap analisa debit ditinjau kondisi riil didapat rerata pemakaian air di lokasi
survei 1,23 m/hari, sedangkan debit simulasi Epanet 0,9 m3/hari. Ditinjau kondisi tinggi tekanan air maksimum terjadi pada hari Rabu di lokasi V dengan tekanan
0,028 m, sedangkan tinggi tekanan minimum adalah 0 m terjadi di lokasi VI, VII,
VIII, IX hal ini diartikan bahwa aliran air tidak mengalir dengan baik sehingga tekanan air yang di dapat menjadi kecil. Bila dibandingkan tekanan hasil survei dengan tekanan simulasi terdapat perbedaan yang dapat disimpulkan antara lain : kebocoran pipa, penggunaan pompa yang berlebihan, dan penyambungan pipa secara ilegal. Kontinuitas aliran dinyatakan air mengalir ke Perumnas Lingke selama 24 jam. Dilihat pada pola pemakaian air 7 dari 9 pelanggan lokasi survei menunjukkan pola pemakaian air mengikuti kebutuhan puncak, sedangkan lokasi III tidak ada penggunaan air pada pukul 10:00 dan 14:00 yang dimungkinkan terjadinya kebocoran atau kerusakan jaringan. Pada analisa kinerja jaringan berdasarkan keandalan, kerawanan dan kelentingan didapat tingkat keandalannya
51,28% dengan tingkat kelentingan yaitu lama rerata sistem mengalami kegagalan
3,81 bulan dan frekuensi terjadinya kegagalan rata-rata 1,5 kali. Sedangkan
tingkat kerawanan diukur berdasarkan debit rerata bulanan nilai defisit rerata yaitu
7,54 m/bulan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi terhadap pihak pelaksana penyediaan air bersih dalam mengatasi permasalahanjaringan.

Kata kunci: kinerja jaringan, distribusi air bersih

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK