Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
NILAI EKONOMI PEMANFAATAN HASIL KAYU MANIS DI BEBERAPA DESA DI KECAMATANRNKUTAPANJANG KABUPATEN GAYO LUES
Pengarang
Maya Linda - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Teti Arabia - 196109141986022001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1905150020004
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Kehutanan (Gayo Lues) (S1) / PDDIKTI : 54254
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pemanfaatan tanaman kayu manis yang mempunai nilai ekonomi adalah bagian dari hasil tanaman
berupa kulit kau manis yang telah memberikan kontribusi yang nyata bagi pendapatan responden. Tujuan
penelitian ini yaitu: (1) mengidentifikasi bagian kayu manis yang mempunyai nilai ekonomi, (2) mengetahui
nilai ekonomi dari setiap tanaman kayu manis dan perkebunan yang dimanfaatkan masyarakat, dan (3)
mengetahui kontribusi pemanfaatan hasil kayu manis di perkebunan rakyat. Dalam penelitian ini didapatkan
hasil wawancara dari responden sebanyak 60 orang. Penelitian ini hanya fokus pada kulit kayu manis: Berikut ini
nilai pendapatan rata-rata per tahunnya adalah Rp. 13.499.683 atau 683 atau rata-rata per bulan Rp. 1.124.974
dan memberikan kontribusi sebanyak 60,29%. Sedangkan untuk usaha sampingan memperoleh hasil rata-rata per
tahun sebesar Rp. 8.892.810 atau rata-rata per bulan Rp. 741.068 atau memberikan kontribusi sebesar 39,71%
dari total seluruh pendapatan responden. Kontribusi kayu manis sebesar 60,29% ini menunjukkan hampir 1,5
kali lipat dari pendapatan sampingan (39,71%) responden Desa Ulun Tanoh, Desa Rema Tue, Desa Tampeng
dan Desa Kutapanjang.
The use of cinnamon plants which have economic value is part of the crop in the form of cinnamon bark which has made a real contribution to the respondents' income. The objectives of this research are: (1) identifying parts of cinnamon that have economic value, (2) knowing the economic value of each cinnamon plant and plantation used by the community, and (3) knowing the contribution of using cinnamon products in people's plantations. In this research, the results of interviews were obtained from 60 respondents. This research only focuses on cinnamon bark: the following is the average annual income value of rp. 13,499,683 or 683 or an average per month of rp. 1,124,974 and contributed 60.29%. Meanwhile, side businesses earn an average annual profit of rp. 8,892,810 or an average per month of rp. 741,068 or contributing 39.71% of the respondents' total income. Cinnamon's contribution of 60.29% shows almost 1.5 times the side income (39.71%) of respondents from ulun tanoh village, rema tue village, tampeng village and kutapanjang village.
PENILAIAN TINGKAT DEGRADASI HUTAN AKIBAT KEGIATAN PENEBANGAN PADA AREAL HPH DAN IPK DI KABUPATEN GAYO LUES (Jakaria, 2025)
SEBARAN INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU DI KABUPATEN GAYO LUES (OKTAVIA RAHSA, 2020)
RESPON MASYARAKAT TANI TERHADAP UPAYA PEMANFAATAN LAHAN TIDUR DI KECAMATAN PANTAN CUACA DAN TRIPE JAYA KABUPATEN GAYO LUES (Teuku kamaruzzaman syah, 2025)
INVENTARISASI DAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT DI SEKITAR KAWASAN HUTAN KECAMATAN BLANGJERANGO KABUPATEN GAYO LUES (ALKI DERMAWAN ABAS, 2025)
OPTIMALISASI PEMANFAATAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU OLEH MASYARAKAT BLANG JERANGO DI KAWASAN PENYANGGA TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER (Herdansyah, 2014)