<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165329">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEBISINGAN AKIBAT ARUS LALU LINTAS TERHADAP RNKENYAMANAN DI KAWASAN MASJID OMAN AL-MAKMUR  RNKOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Luhur Budi Prakoso</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pertumbuhan transportasi yang cepat menyebabkan kebisingan di lingkungan. &#13;
Kebisingan lalu lintas merupakan ancaman lingkungan akibat intensitas suara yang &#13;
berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ambang batas kebisingan &#13;
di Jalan Teungku Muhammad Daud Beureueh kawasan Masjid Oman Al-Makmur, &#13;
persepsi kenyamanan pengunjung masjid, hubungan antara volume lalu lintas, &#13;
tingkat kebisingan dan mengetahui hubungan karakteristik responden terhadap &#13;
kenyamanan. Pengukuran kebisingan dilakukan pada hari Minggu dan Senin untuk &#13;
menunjukkan bahwa tingkat kebisingan di kawasan tersebut melebihi standar baku &#13;
mutu untuk area tempat ibadah, yang ditetapkan maksimal sebesar 55 dB(A). &#13;
Pengukuran kebisingan dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan &#13;
Hidup No. 48/MENLH/11/1996 tentang baku mutu kebisingan. Metode penelitian &#13;
melibatkan pengumpulan data primer melalui observasi lapangan, serta teknik &#13;
analisis deskriptif untuk mengevaluasi hubungan antara volume lalu lintas dengan &#13;
tingkat kebisingan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan alat sound level &#13;
meter tipe GM1352, dengan sistem “Short Time” selama 10 menit pembacaan &#13;
mulai pada jam 07.00 – 18.00 WIB selama 2 hari, yaitu pada hari Minggu dan hari &#13;
Senin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas merupakan faktor &#13;
dominan yang memicu kebisingan. Tingkat kebisingan (Leq) yang terjadi pada hari &#13;
Minggu bagian timur sebesar 69,43 dB(A) dan bagian Utara sebesar 64,87 dB(A). &#13;
Sedangkan pada hari Senin kebisingan (Leq) yang terjadi pada bagian Timur &#13;
sebesar 70,80 dB(A) dan bagian utara sebesar 66,85 dB(A). Nilai kebisingan pada &#13;
penelitian ini menunjukkan bahwa sudah melampaui ambang batas kebisingan &#13;
maksimum 55 dB(A). Berdasarkan tingkat kebisingan yang terjadi, pada hari &#13;
Minggu masyarakat berpersepsi tidak nyaman sebesar 72%, sedangkan pada hari &#13;
Senin persepsi tidak nyaman sebesar 62%. Usia menjadi faktor yang paling &#13;
berpengaruh terhadap kenyamanan, dengan dampak yang lebih besar dibandingkan &#13;
jenis kelamin, pekerjaan dan pendidikan. Nilai pengaruh usia mencapai 0,705 dan &#13;
nilai signifikansi sebesar 0,021.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165329</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 00:03:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 09:52:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>