<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16532">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI KARAKTERISTIK REPRODUKSI SAPI ACEH BETINA DI KECAMATAN PANTAN CUACA KABUPATEN GAYO LUES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ali Makmur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sebuah penelitan pada evaluasi karakteristik reproduksi sapi Aceh Betina di Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menentukan kemampuan metode reproduksi sapi Aceh betina. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan menggunakan data dari 45 petani sebagai responden. Penentuan responden secara simple random sampling, dengan per syaratan minimal peternak memelihara dua ekor sapi Aceh. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik reproduksi sapi, faktor pendukung dan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Data yang diperoleh, digambarkan dalam deskriptif, menghitung rata-rata danpersentase. Lembar Excel digunakan untuk mengolah data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sapi Aceh adalah kelahiran pertama pada usia 2,6-3 tahun, dengan calving interval 14 bulan. Peternak jarang melakuakan sanitasi kandang dan pengendalian penyakit, hanya beberapa peternak yang melakuakan vaksinasi pada ternak.&#13;
&#13;
Kata kunci :karakteristik, reproduksi, sapi Aceh</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>16532</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-09-22 09:50:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-22 09:55:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>