ANALISIS GAYA BAHASA DALAM SEBELAS CERPEN CEROBONG TUA TERUS MENDERA KARYA RAUDAL TANJUNG BANUA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS GAYA BAHASA DALAM SEBELAS CERPEN CEROBONG TUA TERUS MENDERA KARYA RAUDAL TANJUNG BANUA


Pengarang

ISKANDAR IBNU FATANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammad Idham - 197610072006041002 - Dosen Pembimbing I
Maya Safhida - 198410282019032017 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1806102010062

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Iskandar Ibnu Fatani. (2025). Analisis Gaya Bahasa dalam Sebelas Cerpen Cerobong Tua Terus Mendera Karya Raudal Tanjung Banua. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Muhammad Idham, S.Pd., M.Ed., dan Maya Safhida, S.Pd., M.Pd.
Penelitian ini menganalisis gaya bahasa dalam sebelas cerpen Cerobong Tua Terus Mendera karya Raudal Tanjung Banua. Gaya bahasa tidak hanya memperindah tulisan, tetapi juga menjadi sarana yang kuat untuk menyampaikan kritik sosial, emosi, dan refleksi mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa dalam sebelas cerpen Cerobong Tua Terus Mendera karya Raudal Tanjung Banua. Subjek penelitian ini adalah sebelas cerpen Cerobong Tua Terus Mendera karya Raudal Tanjung Banua. Data penelitian adalah ungkapan yang mengandung gaya bahasa. Teknik pengumpulan data ini berupa studi dokumentasi. Teknik analisis datanya ialah analisis konten kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majas perbandingan merupakan jenis gaya bahasa yang paling dominan dengan total 59 data, meliputi metafora (17 data), simile (17 data), personifikasi (6 data), hiperbola (18 data), dan litotes (1 data). Adapun majas sindiran ditemukan sebanyak 26 data, yang terbagi dalam lima jenis, yaitu ironi (11 data), sinisme (4 data), sarkasme (3 data), satire (7 data), dan innuendo (1 data). Secara keseluruhan, penggunaan gaya bahasa dalam cerpen-cerpen ini berperan penting dalam membentuk suasana, mempertegas makna, dan menyampaikan pesan khusus pengarang kepada pembaca. Dominasi majas perbandingan, terutama hiperbola menunjukkan kecenderungan pengarang untuk membentuk citraan yang kuat dan memberikan efek dramatik, sementara majas sindiran berfungsi sebagai sarana kritik yang efektif.
Kata Kunci: Gaya Bahasa, Cerpen, Raudal Tanjung Banua.

ABSTRACT Iskandar Ibnu Fatani. (2025). Analysis of Language Style in Eleven Short Stories Cerobong Tua Terus Mendera by Raudal Tanjung Banua. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Under the supervision of Muhammad Idham, S.Pd., M.Ed., and Maya Safhida, S.Pd., M.Pd. This study analyzes the language style in eleven short stories from Raudal Tanjung Banua's Cerobong Tua Terus Mendera (The Old Chimney Continues to Torment). Language style not only enhances writing but also serves as a powerful means to convey social criticism, emotions, and profound reflections. This research aims to describe the use of language style in the eleven short stories from Raudal Tanjung Banua's Cerobong Tua Terus Mendera. The subject of this research is the eleven short stories from Raudal Tanjung Banua's Cerobong Tua Terus Mendera. The research data consists of expressions containing language styles. The data collection technique is documentation study. The data analysis technique is qualitative content analysis. The results of the study indicate that figurative language of comparison is the most dominant type of language style, with a total of 59 instances, including metaphor (17 instances), simile (17 instances), personification (6 instances), hyperbole (18 instances), and litotes (1 instance). As for figurative language of satire, 26 instances were found, divided into five types: irony (11 instances), cynicism (4 instances), sarcasm (3 instances), satire (7 instances), and innuendo (1 instance). Overall, the use of language style in these short stories plays an important role in shaping the atmosphere, reinforcing meaning, and conveying the author's specific message to the reader. The dominance of figurative language of comparison, especially hyperbole, indicates the author's tendency to create strong imagery and provide a dramatic effect, while figurative language of satire functions as an effective means of criticism. Keywords: Language Style, Short Story, Raudal Tanjung Banua.

Citation



    SERVICES DESK