<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165311">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PENYARINGAN KONTEN MENGGUNAKAN L7 STUDI KASUS PADA KANTOR DPRK BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Faizal Mahdi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemanfaatan  internet  di  lingkungan  DPRK  Banda  Aceh  sangat  penting  untuk mendukung aktivitas kerja pegawai, komunikasi internal, dan akses informasi. Namun, tanpa pengawasan yang memadai, internet juga dapat disalahgunakan untuk mengakses konten yang tidak sesuai, seperti situs hiburan berlebihan, pornografi, perjudian daring, serta layanan VPN dan proxy yang dapat melewati pengawasan jaringan. Penelitian ini bertujuan  untuk  merancang  dan  mengimplementasikan  sistem  penyaringan  konten berbasis Layer 7 Protocol (L7) pada perangkat MikroTik, yang mampu menyaring lalu lintas jaringan berdasarkan isi konten menggunakan pola regular expression (regex). Metode  penelitian  meliputi  perancangan  topologi  jaringan  menggunakan  VMware, konfigurasi firewall L7 pada MikroTik, serta pengujian akses terhadap situs-situs yang dikategorikan  sebagai  konten  terlarang.  Hasil  pengujian  menunjukkan  bahwa  sistem berhasil  memblokir  sebagian  besar  akses  ke  situs  media  sosial,  situs  pornografi,  judi daring,  proxy,  dan  VPN.  Namun,  ditemukan  keterbatasan  pada  lalu  lintas  yang terenkripsi  (HTTPS),  karena  Layer  7  tidak  dapat  membaca  isi  data  secara  mendalam pada koneksi terenkripsi. Implementasi sistem ini tidak hanya menjadi solusi teknis, tetapi juga sejalan dengan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 02/INSTR/2014, yang mewajibkan pengelola layanan internet untuk memblokir konten yang bertentangan dengan norma agama dan hukum. Selain  itu,  penerapan  sistem  ini  mendukung  pelaksanaan  syariat  Islam  sebagaimana diatur  dalam  Qanun  Aceh  Nomor  11  Tahun  2002,  dengan  mendorong  terciptanya lingkungan  kerja  yang  bersih,  aman,  dan  sesuai  dengan  nilai-nilai  moral.  Sistem penyaringan ini juga merupakan bentuk kepatuhan terhadap UU ITE Nomor 11 Tahun 2008  jo.  19  Tahun  2016,  serta  mendukung  upaya  penguatan  etika  digital  di  instansi pemerintahan. &#13;
Kata  Kunci:  Layer  7  Protocol,  MikroTik,  Penyaringan  Konten,  Regex,  Regulasi Daerah, Syariat Islam, DPRK Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165311</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 23:12:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 09:41:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>