<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16530">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KASAR DAUN TEMBAKAU (NICOTIANA TOBACUM L) TERHADAP TINGKAT KELUMPUHAN CACING THELAZIA SP. PADA SAPI BALI DI DESA UBUNG KECAMATAN JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH TAHUN 2013</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Takwim</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KASAR DAUN TEMBAKAU (Nicotiana tobacum L) TERHADAP TINGKAT KELUMPUHAN CACING Thelazia sp. PADA SAPI BALI DI DESA UBUNG KECAMATAN JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Oleh (Muhammad Taqwim) 611. 08. 005 ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kasar daun tembakau terhadap cacing Thelazia sp. Dalam pembuatan ekstrak, daun tembakau yang sudah kering dibuat dalam bentuk serbuk, kemudian disaring untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Sebanyak 100 g tembakau dilarutkan dalam 100 ml pelarut. Untuk mendapatkan konsentrasi 0,4 %, sebanyak 10 ml ekstrak kasar daun tembakau ditarik menggunakan spuit atau Pipet pasteur lalu dimasukkan dalam glass ukur dan dilarutkan dalam pelarut aquades sebanyak 250 ml didalam Erleen mayer. Kemudian dilakukan perendaman dengan menggunakan air aquades selama 3 x 24 jam. Selanjutnya ekstrak tersebut dipisahkan dalam spuit atau botol Insto bekas dengan dosis 0,5 ml. Sebanyak 20 ekor sapi Bali jantan yang terinfeksi secara alami, berumur 1 – 2 tahun dibagi secara acak. Pengambilan sampel cacing dilakukan sebanyak 2 kali yaitu sampel pertama sebagai kelompok individu kontrol dengan kelompok individu perlakuan. Perbedaan jumlah cacing diperoleh dengan menghitung jumlah cacing antara kelompok individu control dengan kelompok individu perlakuan yaitu diberikan ekstrak kasar daun tembakau dengan dosis 0,5 ml/bola mata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kasar daun tembakau dengan konsentrasi sebanyak 0,4% dan dengan dosis 0,5 ml/bola mata menunjukkan angka yang signifikan P</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>16530</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-09-22 08:27:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-23 10:31:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>