<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165291">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN PETROGENESA BATUAN BEKU FORMASI GEUMPANG PADA KECAMATAN GEUMPANG DAN SEKITARNYA, KABUPATEN PIDIE, PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hidayatma Anggara Bangun</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daerah Penelitian ini secara administratif terletak pada daerah Kecamatan Geumpang dan sekitarnya, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Koordinat geografis daerah penelitian terletak pada 96°6'12,90&quot; BT - 96°9'27,50&quot; BT dan 4°50'24,70&quot; LU – 4°48'14,60&quot; LU dengan luas blok sekitar ± 24 km². Formasi Geumpang yang terletak di Lembar Takengon merupakan salah satu wilayah dengan potensi geologi yang kompleks akibat pengaruh tektonik aktif, keberagaman litologi, dan dinamika geomorfologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi geologi permukaan, menganalisis klasifikasi batuan beku berdasarkan kajian petrologi dan petrografi, serta memahami proses petrogenesa batuan beku basa-intermediet yang berkembang di daerah penelitian. Permasalahan utama yang dikaji meliputi karakteristik geologi regional, pengenalan jenis batuan beku berdasarkan komposisi mineralnya, serta interpretasi asal-usul dan proses pembentukan batuan tersebut dalam kaitannya dengan tatanan tektonik regional. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi permukaan, analisis geomorfologi untuk identifikasi satuan bentuk lahan, serta analisis laboratorium petrografi untuk mengamati tekstur dan mineralogi batuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah penelitian terbagi ke dalam lima satuan bentang alam, meliputi unit tubuh sungai (F1), unit bentuk lahan dataran banjir (F3), unit bentuk lahan tanggul fluvial, pematang fluvial dan zona pointbar (F4), unit bentuk lahan dataran denudasional (D5) serta unit topografi bergelombang kuat hingga perbukitan (S3). Litologi berdasarkan stratigrafi yang tua hingga muda tersusun atas satuan metagamping Jaleum, sekis Geumpang, andesit Geumpang, serpentinit, serta endapan aluvium. Sesar berarah barat laut–tenggara berdasarkan analisis kekar dan keterdapatan sesar dari Sumatra Fault System (SFS) menjadi elemen struktural utama yang memengaruhi pola sebaran batuan dan deformasi regional. Hasil petrografi menunjukkan bahwa batuan beku termasuk jenis andesit dengan komposisi plagioklas labradorite dan mineral mafik seperti piroksen (klinopiroksen dan ortopiroksen). Proses petrogenesa mengindikasikan bahwa batuan andesit pada Formasi Geumpang terbentuk dari magma intermediet yang berkembang di zona subduksi pada busur pulau samudra (oceanic island). Proses diferensiasi magma dari basal hingga intermediet mencerminkan dinamika tektonik aktif pada tatanan Intra-oceanic.&#13;
&#13;
Kata kunci: Petrografi, Andesit, Magma intermediet, Intra-oceanic. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165291</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 21:57:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 09:33:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>