<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165283">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Haikal Muttaqin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Haikal Muttaqin,&#13;
2025&#13;
KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS ELEKTRONIK&#13;
(Studi Kasus Terhadap Putusan Pengadilan Negeri&#13;
Blangpidie Nomor 24/Pid.B/2023/Pn Bpd)&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(v, 59) pp., bibl., app. &#13;
&#13;
Dr. Nursiti, S.H., M.Hum. &#13;
Putusan Pengadilan Negeri Blangpidie Nomor 24/Pid.B/2023/Pn Bpd&#13;
adalah putusan terhadap perkara kekerasan seksual berbasis elektronik. Terdakwa&#13;
HU men-screenshot bagian tubuh korban yang diambil tanpa sepengetahuan dan&#13;
persetujuan korban. Terdakwa HU mengancam menyebarkan foto tersebut jika&#13;
korban AH tidak menuruti kemauannya untuk bersetubuh. Terdakwa didakwa&#13;
dengan dakwaan Kumulatif Pertama Pasal 6 huruf c jo. Pasal 15 ayat (1) huruf e&#13;
dan huruf l dan Kedua Pasal 14 ayat (2) huruf a dan b Undang-Undang Nomor 12&#13;
Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Terdakwa HU terbukti&#13;
secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sesuai dakwaan kumulatif&#13;
pertama dan kedua, namun Pengadilan Negeri Blangpidie hanya menjatuhkan&#13;
pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan, dan membayar restitusi kepada saksi koban&#13;
AH sebesar satu juta rupiah dengan pidana penjara penganti 7 (tujuh) hari apabila&#13;
restitusi tidak dibayarkan.&#13;
Penulisan studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis ketidak sesuaian&#13;
pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Blangpidie dengan fakta-fakta di&#13;
persidangan, dan menganalisis Putusan Pengadilan Negeri Blangpidie Nomor&#13;
24/Pid.B/2023/Pn Bpd telah memenuhi asas keadilan, kepastian, dan kemanfaatan&#13;
sebagai tujuan hukum.&#13;
Jenis penelitian ini bersifat yuridis normatif yang dilakukan dengan&#13;
pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data yang didapatkan&#13;
menggunakan teknik studi kepustakaan untuk mendapat bahan hukum yang terkait&#13;
dengan rumusan masalah yang diangkat.&#13;
Hasil analisis Putusan Pengadilan Negeri Blangpidie Nomor 24/Pid.B/&#13;
2023/PN.Bpd adalah hakim tidak memperhatikan fakta-fakta dipersidangan bahwa&#13;
terdakwa HU telah berulang kali mengancam, memaksa, dan merayu saksi korban &#13;
agar bersetubuh dengannya, bahwa terdakwa HU menggunakan hubungan pacaran &#13;
dengan korban AH untuk memenuhi kebutuhan seksualnya, bahwa korban merasa&#13;
takut dan depresi dan memutuskan hubungan dengan terdakwa HU dengan&#13;
mengganti nomor kontaknya, bahwa korban dan keluarga telah mengalami dampak&#13;
yang nyata akibat tindak pidana ini. Putusan ini tidak memenuhi asas keadilan,&#13;
kepastian dan kemanfaatan karena pidana penjara dan restitusi yang sangat rendah.&#13;
Putusan dinilai tidak mampu menumbuhkan penyesalan pada diri terdakwa dan&#13;
juga rasa takut bagi masyarakat untuk tidak melakukan tindak pidana yang sama. &#13;
Disarankan kepada hakim yang menyidangkan perkara kekerasan seksual&#13;
berbasis elektronik agar menjatuhkan putusan untuk memusnahkan barang bukti&#13;
elektronik sehingga tidak bisa diakses dikemudian hari dan menjatuhkan hukuman&#13;
yang sepadan dan memperhatikan aspek dampak bagi korban dan keluarganya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165283</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 21:33:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 09:30:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>