<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165277">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT AJA FARHAN AZMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pelayanan kefarmasian merupakan bagian penting dalam sistem pelayanan kesehatan, di mana apoteker memberikan pelayanan langsung kepada pasien terkait sediaan farmasi guna meningkatkan kualitas hidup. Apotek Pendidikan Universitas Syiah Kuala sebagai sarana praktik dan layanan kefarmasian, perlu dievaluasi mutunya agar sesuai dengan standar. Tingkat kepuasan pasien menjadi salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan mutu pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu pelayanan kefarmasian yang mencakup lima dimensi SERVQUAL (Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy) serta menilai tingkat kepuasan pasien di Apotek Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Data dianalisis dengan pendekatan statistik deskriptif menggunakan Microsoft excel yang kemudian disajikan dalam bentuk presentase untuk menggambarkan tingkat kepuasan berdasarkan kelima dimensi kualitas pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien merasa puas terhadap pelayanan kefarmasian. Nilai rata-rata tingkat kepuasan pasien terhadap lima dimensi SERQUAL, yaitu mencapai 84,01% yang tergolong kategori sangat puas. Namun, pada dimensi tangible khususnya kenyamanan ruang tunggu menjadi aspek yang dinilai kurang memuaskan oleh beberapa pasien. Beberapa faktor seperti sikap ramah petugas, ketepatan informasi obat, dan kecepatan pelayanan berkontribusi besar terhadap kepuasan pasien. Secara umum, mutu pelayanan kefarmasian di Apotek Pendidikan Universitas Syiah Kuala dinilai baik dan mampu memberikan kepuasan kepada pasien. Namun, terdapat beberapa aspek, seperti fasilitas ruang tunggu dan ketersediaan kursi, yang perlu ditingkatkan untuk menunjang kenyamanan dan mutu pelayanan yang lebih optimal.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pelayanan kefarmasian, kepuasan pasien, Service quality, karakteristik pasien, Apotek Pendidikan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165277</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 21:14:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 10:03:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>