<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165169">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MITIGASI KONFLIK GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS TEMMINCK, 1847) DI KABUPATEN PIDIE, PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Vera Maulinda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Biologi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konflik antara manusia dan Gajah Sumatera merupakan permasalahan krusial di Provinsi Aceh, khususnya di kawasan rawan konflik yang kerap dilintasi oleh kawanan gajah liar, seperti di Kabupaten Pidie. Tingginya intensitas konflik dipengaruhi oleh menyempitnya habitat alami akibat alih fungsi hutan, dan meningkatnya interaksi gajah dengan masyarakat di area perkebunan dan permukiman. Situasi ini tidak hanya mengancam kelestarian gajah sebagai satwa liar yang dilindungi, tetapi juga berdampak negatif terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam mitigasi konflik Gajah Sumatera dan menganalisis distribusinya secara spasial. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2025 di lima gampong yang tersebar dalam dua kecamatan, yaitu Kecamatan Sakti dan Glumpang Tiga. Kedua kecamatan ini dipilih secara purposive karena memiliki intensitas konflik yang tinggi berdasarkan laporan FFI dan hasil identifikasi awal di lokasi penelitian. Sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup berbasis skala Likert, dengan tiga variabel yaitu kemauan, kemampuan, dan kesempatan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dipetakan secara spasial menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam mitigasi konflik Gajah Sumatera berada dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata (mean score) 3,67. Distribusi spasial mengindikasikan bahwa partisipasi tertinggi berada di Gampong Lhok Panah sedangkan Gampong Amud Mesjid berada pada tingkat partisipasi terendah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam mitigasi konflik Gajah Sumatera tergolong tinggi, dan terdapat variasi spasial antar wilayah. Hal ini menunjukkan perlunya intervensi yang adaptif dan berbasis lokal untuk meningkatkan kemauan, kemampuan, dan kesempatan partisipatif secara merata. &#13;
&#13;
Kata kunci: Partisipasi Masyarakat, Mitigasi Konflik, Gajah Sumatera, Distribusi&#13;
       Spasial, Sistem Informasi Geografis&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELEPHANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CONFLICT MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <classification>599.67</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165169</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 17:15:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-20 10:11:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>