BIMBINGAN PRANIKAH TERHADAP KESIAPAN MENTAL PASANGAN CALON PENGANTIN (STUDI PADA KANTOR URUSAN AGAMA KAJHU, KECAMATAN BITUSSALAM ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

BIMBINGAN PRANIKAH TERHADAP KESIAPAN MENTAL PASANGAN CALON PENGANTIN (STUDI PADA KANTOR URUSAN AGAMA KAJHU, KECAMATAN BITUSSALAM ACEH BESAR)


Pengarang

TRI SURYA MAULITA JAYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Martunis - 196212311987021052 - Dosen Pembimbing I
Hetti Zuliani - 198406062010122005 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1806104030059

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tri Surya Maulita Jaya. (2025). Pelaksanaan “Bimbingan Pranikah Terhadap Kesiapan Mental Pasangan Calon Pengantin (Studi Pada Kantor Urusan Agama Kajhu, Kecamatan Bitussalam Aceh Besar)”. [Skripsi]. Dibawah bimbingan Drs. Martunis, M. Si., dan Hetti Zuliani, S.Pd., M.Pd., Ph.D.
Bimbingan pranikah merupakan salah satu bentuk layanan yang diberikan untuk membantu pasangan calon pengantin agar memiliki kesiapan mental dalam menghadapi kehidupan berumah tangga. Bimbingan pranikah berfungsi sebagai proses edukasi dan pendampingan yang sistematis untuk membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan keterampilan tersebut, sekaligus menguatkan aspek spiritual sesuai nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan pranikah serta pengaruhnya terhadap kesiapan mental pasangan calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari lima pasangan calon pengantin yang mengikuti bimbingan pranikah dan empat petugas KUA Kajhu yang terlibat dalam pelaksanaan bimbingan pranikah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi partisipan, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan pranikah di KUA Kajhu sudah berjalan dengan baik dan sesuai prosedur, dengan materi dan metode yang disampaikan secara sistematis. Bimbingan pranikah memberikan dampak positif berupa peningkatan kesiapan mental calon pengantin, yang ditandai dengan peningkatan pengetahuan, kepercayaan diri, dan pemahaman realistis tentang tanggung jawab pernikahan. Namun, terdapat kendala administratif seperti kelengkapan berkas dan penyesuaian jadwal yang masih perlu perhatian. Faktor pendukung pelaksanaan bimbingan adalah antusiasme dan komitmen tinggi dari pasangan calon pengantin serta dukungan dari petugas KUA. Kesimpulannya, bimbingan pranikah berperan penting dalam mempersiapkan mental calon pengantin agar lebih matang dan siap menghadapi pernikahan secara menyeluruh.
Kata Kunci: Bimbingan Pranikah, Kesiapan Mental, Pasangan Calon Pengantin, Kantor Urusan Agama.

Tri Surya Maulita Jaya. (2025). The Implementation of Premarital Guidance on the Mental Readiness of Prospective Couples (A Study at the Religious Affairs Office Kajhu, Bitussalam Subdistrict, Aceh Besar). [Undergraduate Thesis]. Supervised by Drs. Martunis, M.Si., and Hetti Zuliani, S.Pd., M.Pd., Ph.D. Premarital guidance is a form of service provided to help prospective couples develop mental readiness to face married life. Premarital guidance functions as a systematic educational and mentoring process to equip prospective brides and grooms with the necessary knowledge and skills, while also strengthening the spiritual aspects in accordance with Islamic values. This study aims to examine the implementation of premarital guidance and its effect on the mental readiness of prospective couples at the Religious Affairs Office (KUA) Kajhu, Baitussalam Subdistrict, Aceh Besar Regency. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. The subjects of the study consisted of five prospective couples who participated in premarital guidance and four KUA Kajhu officers involved in the implementation of the guidance. Data collection techniques were conducted through interviews, participant observation, and documentation. The data analysis techniques used included data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the implementation of premarital guidance at KUA Kajhu has been carried out well and according to procedure, with materials and methods delivered systematically. Premarital guidance has a positive impact in improving the mental readiness of prospective couples, indicated by increased knowledge, self-confidence, and realistic understanding of marital responsibilities. However, there were administrative challenges such as completeness of documents and scheduling adjustments that still require attention. Supporting factors for the implementation of guidance were the enthusiasm and high commitment of prospective couples as well as support from KUA officers. In conclusion, premarital guidance plays an important role in preparing the mental readiness of prospective couples to be more mature and ready to face marriage comprehensively. Keywords: Premarital Guidance, Mental Readiness, Prospective Couples, Office of Religious Affairs.

Citation



    SERVICES DESK