<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165059">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI KERAGAMAN GEN FOLLICLE STIMULATING HORMONE (FSH|TASI) BAGIAN EKSON 2 PADA SAPI ACEH DENGAN METODE POLIMERASE CHAIN REACTION RESTRICTION FRAGMENT RNLENGTH POLYMORPHISM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Balqis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi keragaman gen FSH menggunakan enzim TasI di bagian ekson 2 pada sapi aceh. Follicle Stimulating Hormon (FSH) merupakan pengatur penting tingkat kesuburan pada ternak. Oleh karena itu, gen FSH merupakan penciri genetik yang dapat dijadikan sebagai salah satu dasar dalam melakukan seleksi ternak berdasarkan tingkat kesuburan. Gen follicle stimulating hormon merupakan DNA target yang diamplifikasi pada penelitian ini yaitu berada pada daerah ekson 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman gen Follicle Stimulating Hormone (FSH|TasI) bagian ekson 2 pada sapi aceh dengan menggunakan metode PCR-RFLP. &#13;
Pengumpulan sampel darah dari 8 ekor sapi aceh telah dilakukan di empat lokasi yaitu Aceh Tani Lestari Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar, Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, Kecamatan Langsa Lama dan Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Mei 2025 di Laboratorium Teknologi Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala. Amplifikasi gen FSH dilakukan dengan metode PCR-RFLP menggunakan enzim TasI untuk menginversikan produk amplifikasi. &#13;
Produk PCR berupa DNA target diperoleh dengan menggunakan sepasang primer FSH02 forward: 5’-TCTCAGTTTTCTACAAGCCTT-3’ dan reverse: 5’-GGGAATCAATGAAGCCTGCC-3’ menghasilkan fragmen gen FSH ekson 2 sepanjang ±271 bp. Hasil genotiping gen FSH menggunakan enzim Tasl hanya terdapat satu jenis genotipe homozigot berupa pita yang tidak terpotong (BB) sebesar 1 dengan frekuensi alel (A) sebesar 0 dan alel (B) sebesar 1 untuk sapi jantan dan sapi betina. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa gen FSH pada populasi sapi aceh yang diteliti bersifat monomorfik. Monomorfik pada sapi aceh dapat digunakan sebagai indikator untuk menilai kemurnian sapi aceh di beberapa lokasi yang berbeda bahwa ada kesamaan tingkat kesuburan reproduksi pada ternak.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165059</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 15:58:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 23:15:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>