KAJIAN EROSI DAN ARAHAN KONSERVASI TANAH PADA KAWASAN PENGEMBANGAN HORTIKULTURA TERPADU SAREE KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH ACEH BESAR. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KAJIAN EROSI DAN ARAHAN KONSERVASI TANAH PADA KAWASAN PENGEMBANGAN HORTIKULTURA TERPADU SAREE KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH ACEH BESAR.


Pengarang

Afriadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0309200040002

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pertanian., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat erosi yang terjadi dan menentukan arahan korservasi yang tepat sehingga pemanfaatan lahan dapat berkelanjutan pada kawasan pengembangan hortikultura terpadu Saree Kecamatan Lembah Seulawah Aceh Besar. Metode penelitian metode survey deskriptif, secara garis besar dilaksanakan dengan 5 {lima) tahap meliputi ; (1) persiapan, (2) pelaksanaan lapangan (3) analisa laboratorium (4) analisa data hasil dan pembahasan, dan (5) penarikan kesimpulan dan saran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa erosi aktual terbesar dijumpai pada SPL 3 tepatnya pada tapak pengamatan 6 yaitu sebesar 287.14 ton' ha th , SPL 2, tapak pengamatan
12 (229,71 ton ha'th') dan tapak pengamatan 4 (175,02 ton ha'th'). Sedangkan erosi potensial tertinggi dijumpai pada tapak pengamatan 3 (SPL 1) yaitu 750,44 ton ha' th', tapak pengamatan 11 pada SPL 2 yaitu 699,56 ton ha'th' dan tapak pengamatan 5 dan 6 masing-masing 667,76 ton ha' th' dibandingkan dengan tapak pengamatan lainnya. Terdapat 2 klasifikasi tingkat bahaya erosi yaitu tingkat bahaya erosi ringan (R) masing-masing terdapat pada SPL 1 (tapak pengamatan 2, 7 dan 9), SPL 2 (tapak pengamatan 1, 4, 8, 10 dan 12), Sedangkan klasifikasi tingkat bahaya erosi sedang (S) terdapat pada SPL 1 (tapak pengamatan
. 3), SPL 2 (tapak pengamatan 11) dan SPL 3 (tapak pengamatan 5 dan 6). Arahan
penggunaan lahan yang sesuai dalam menjaga kelestariannya adalah menerapkan tindakan konservasi metode vegetatif. Pada lahan yang semak belukar dan kebun campuran musiman dilakukan penanaman secara bergilir, tumpang sari dan memanfaatkan sisa tanaman sebagai mulsa. Sedangkan pada tanaman tahunan arahan teknik konservasi yang tepat adalah dengan pembuatan teras datar penanaman menurut kontur dan penanaman baris.



Kata Kunci : erosi, tingkat bahaya erosi, tindakan konservasi




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK