Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI HASIL TANGKAPAN JARING INSANG GILLNET YANG DIDARATKAN DI PPI KUALA BARU, ACEH SINGKIL
Pengarang
HENDRA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muhammad - 196012311990021005 - Dosen Pembimbing I
Putri Julia Mizulni - 199607062024062004 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2111103010037
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis ikan hasil tangkapan dengan menggunakan alat tangkap jaring insang di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kuala Baru, Aceh Singkil. Tujuan penelitian adalah mengetahui identifikasi jenis ikan hasil tangkapan serta tingkat keanekaragaman dan dominansi spesies di perairan tersebut. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Desember 2024 melalui survei lapangan langsung yang melibatkan 2 nelayan aktif dengan pengulangan sebanyak 30 kali. Identifikasi ikan dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi dan meristik dengan menggunakan buku identifikasi spesies. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 25 jenis ikan dari 15 famili, dengan dominasi oleh famili Leiognathus equulus dan Gerres oyena. Nilai indeks keanekaragaman (Shannon-Wiener) menunjukkan tingkat sedang yang mencerminkan ekosistem relatif seimbang, sedangkan indeks dominansi (Simpson) mengindikasikan adanya kecenderungan spesies tertentu lebih sering tertangkap. Temuan ini menunjukkan bahwa alat tangkap pancing ulur efektif dalam menangkap berbagai jenis ikan, baik ikan demersal maupun pelagis kecil, serta dapat dijadikan dasar pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan di wilayah Kuala Baru.
Kata kunci: keanekaragaman ikan, alat tangkap Jaring Insang, struktur komunitas, ekosistem pesisir, keberlanjutan
This study was conducted to identify fish species caught using gillnet fishing gear at the Fish Landing Base (PPI) Kuala Baru, Aceh Singkil Regency. The objective of this research was to determine the species composition of the catch as well as the diversity and dominance levels of fish species in the area. Data collection was carried out in December 2024 through direct field surveys involving 2 active fishermen with a total of 30 fishing trips. Fish species identification was performed based on morphological and meristic characteristics using species identification guides. The results showed the presence of 25 fish species belonging to 15 families, with dominant species from the Leiognathus equulus and Gerres oyena families. The Shannon-Wiener diversity index indicated a moderate level of diversity, reflecting a relatively balanced ecosystem condition. Meanwhile, the Simpson dominance index showed a slight tendency of species dominance. These findings indicate that gillnet fishing gear is effective in capturing various fish species, both demersal and small pelagic fish, and can serve as a basis for sustainable fisheries resource management in the Kuala Baru coastal waters. Keywords: fish diversity, gillnet, community structure, coastal ecosystem, sustainable management
PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PAANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) UJONG SEURANGGA (RISKA FITRIANI, 2024)
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) DI PESISIR PANTAI DESA LAM AWE PEUKAN BADA, ACEH BESAR (SAFIRA ARLIANA, 2022)
IDENTIFIKASI HASIL TANGKAPAN JARING INSANG (GILLNET) DI ALUE NAGA BANDA ACEH (FAHIRA, 2024)
PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP JARING INSANG (GILL NET) DI DEAH RAYA, BANDA ACEH (SACHITA UTAMI, 2025)
IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN, KESERAGAMAN, DAN DOMINANSI IKAN HASIL TANGKAPAN JARING INSANG YANG DIDARATKAN DI PESISIR PANTAI DESA LAM AWE, KECAMATAN PEUKAN BADA, ACEH BESAR (PUTRI ROZATUL MUKSINA, 2023)