<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164965">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KESESUAIAN HABITAT KANTONG SEMAR (NEPENTHES SPP.) DI STASIUN PENELITIAN SUAQ BALIMBING KAWASAN TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER BERBASIS MACHINE LEARNING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Salsabilla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor lingkungan yang&#13;
mempengaruhi kesesuaian habitat Nepenthes spp. dan Nepenthes ampullaria di&#13;
Kawasan Stasiun Penelitian Suaq Balimbing dengan pendekatan Sistem Informasi&#13;
Geografis (SIG). Sembilan variabel lingkungan yang relevan, meliputi NDVI sebagai&#13;
faktor biotik, serta jenis tanah, kelerengan, elevasi, sungai, jalan pemukiman, curah&#13;
hujan, suhu dan kelembaban sebagai faktor abiotik yang dipertimbangkan dalam&#13;
pemodelan kesesuaian habitat menggunakan algoritma MaxEnt. Analisa secara&#13;
spesifik terhadap spesies N. ampullaria dilakukan karena kriteria jumlah titik yang&#13;
sudah memadai untuk minimal 30 titik. Hasil penelitian setelah titik direduksi&#13;
autokorelasi menunjukkan bahwa jarak dari jalan pemukiman merupakan faktor&#13;
prediktif yang paling dominan (pengaruh negatif), dengan kontribusi 69% untuk&#13;
Nepenthes spp. (dari total 121 titik) dan 68.6% untuk N. ampullaria (dari total 111&#13;
titik), mengindikasikan pengaruh kuat gangguan antropogenik terhadap distribusi&#13;
spesies. Variabel lingkungan lain, seperti curah hujan, suhu, jenis tanah, dan topografi,&#13;
juga berperan dalam menentukan kesesuaian habitat, meskipun dengan kontribusi&#13;
yang lebih kecil. Model MaxEnt yang dihasilkan mampu memprediksi distribusi&#13;
spesies dengan akurasi yang baik (AUC &gt; 0.7), ditunjukkan oleh nilai AUC 0.802&#13;
untuk Nepenthes spp. dan 0.790 untuk N. ampullaria. Analisis spasial menunjukkan&#13;
pola distribusi Nepenthes yang beragam terkait dengan gradien variabel lingkungan.&#13;
Kata Kunci : Kesesuaian habitat, MaxEnt, Nepenthes.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164965</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 14:58:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 15:49:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>