<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164909">
 <titleInfo>
  <title>VERIFIKASI TANDA TANGAN MENGGUNAKAN METODE DYNAMIC TIME WARPING (DTW)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fazira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pesatnya perkembangan teknologi digital dan dampak pandemi COVID-19 membuat lonjakan penggunaan media digital sehingga membawa pergeseran signifikan dalam berbagai aspek kehidupan termasuk dokumen digital. Tanda tangan, sebagai komponen unik manusia dan kerap digunakan pada dokumen untuk pengesahan maupun persetujuan tertulis. Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, tanda tangan yang digunakan tidak hanya melalui pembubuhan langsung namun dilakukan juga secara digital. Hal ini meningkatan kerentanan berupa pemalsuan tanda tangan yang dapat menyebabkan kerugian yang signifikan. Adapun tindakan yang dapat dilakukan untuk memastikan keautentikan sebuah tanda tangan digital dapat dilakukan dengan verifikasi tanda tangan digital. Sehingga pengkajian pola pada tanda tangan digital dapat digunakan sebagai bentuk mitigasi dari resiko pemalsuan tanda tangan. Pengenalan pola pada tanda tangan, sebagai bagian dari pengolahan citra digital, menawarkan solusi yang efektif. Biometrik, khususnya karakteristik perilaku seperti tanda tangan, dapat digunakan untuk verifikasi dan identifikasi. Penelitian ini bertujuan mengamati kinerja algoritma Dynamic Time Warping dalam proses verifikasi tanda tangan digital berdasarkan akurasi nilai distance yang diperoleh dari algoritma Dynamic Time Warping dan Soft-DTW Distance. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa algoritma Dynamic Time Warping dapat mengenali tanda tangan asli dengan baik, dengan tingkat akurasi sebesar 73,58% dan sedikit lebih unggul dari Soft-DTW Distance dengan tingkat akurasi sebesar 68,81%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164909</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 14:09:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 22:17:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>