<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164895">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PENGGUNAAN DAN EFEK SAMPING CLOZAPINE PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT SAKIT JIWA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAISARAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Clozapine merupakan antipsikotik atipikal yang efektif untuk terapi skizofrenia resisten dan mengurangi risiko bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan Clozapine, mengidentifikasi efek samping yang muncul, serta menganalisis faktor risiko yang memengaruhi terjadinya efek samping pada pasien skizofrenia rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 56 pasien yang menerima Clozapine. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan instrumen seperti Skala Naranjo, formulir MESO, dan lembar kepatuhan pasien. Analisis data dilakukan dengan uji univariat, bivariat (uji chi-square dan korelasi point biserial untuk numerik), serta regresi logistik multivariat. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan Clozapine telah sesuai pada aspek tepat obat, tepat dosis, tepat rute, dan tepat frekuensi (100%). Dosis paling sering digunakan yaitu 100 mg per hari (64,3%) dan frekuensi dua kali sehari. Efek samping paling umum adalah mengantuk (71,4%), pusing (26,8%), dan kekakuan otot (26,8%). Tingkat kepatuhan pasien mayoritas kategori sedang (44,6%), rendah (42,9%), dan tinggi (12,5%). Faktor-faktor yang secara signifikan memengaruhi terjadinya efek samping antara lain dosis obat, kepatuhan, dan waktu muncul gejala efek samping. Temuan ini penting agar dapat dilakukan pemantauan secara rutin serta melakukan pendekatan individual dalam penggunaan Clozapine sehingga meminimalkan resiko terjadinya efek samping obat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164895</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 13:56:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 15:01:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>