<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164887">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS WILLINGNESS TO PAY (WTP) PENGUNJUNG TERHADAP UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN DI TAMAN WISATA ALAM (TWA) PULAU WEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amanda Ridwan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fak. Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Provinsi Aceh memiliki berbagai kawasan wisata alam yang berpotensi &#13;
dikembangkan secara berkelanjutan. Salah satu kawasan tersebut adalah Taman Wisata &#13;
Alam (TWA) Pulau Weh yang berada di Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang. TWA &#13;
Pulau Weh dikenal memiliki daya tarik wisata bahari yang tinggi, terutama di Pantai Iboih &#13;
yang menawarkan keindahan bawah laut serta aktivitas snorkeling dan diving yang populer &#13;
di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, hingga kini belum terdapat &#13;
mekanisme kontribusi finansial sukarela dari pengunjung untuk mendukung pelestarian &#13;
lingkungan di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesediaan &#13;
membayar (Willingness to Pay/WTP) pengunjung terhadap upaya pelestarian lingkungan di &#13;
TWA Pulau Weh serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini &#13;
menggunakan metode Contingent Valuation Method (CVM) dengan pendekatan Bidding &#13;
Game. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 229 orang yang dipilih melalui &#13;
teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda untuk &#13;
melihat pengaruh variabel usia, pekerjaan, pendapatan, jumlah tanggungan, pendidikan, dan &#13;
pengetahuan lingkungan terhadap nilai WTP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata &#13;
nilai WTP pengunjung adalah sebesar Rp67.672,49/orang/kunjungan, dengan total WTP &#13;
dari seluruh responden sebesar Rp15.497.000. Nilai rata-rata WTP/orang/kunjungan yang &#13;
didapatkan lebih tinggi dibandingkan studi-studi sejenis yang dilakukan di kawasan &#13;
konservasi lainnya. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap nilai WTP adalah &#13;
pekerjaan, pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, dan pengetahuan lingkungan. &#13;
Penelitian ini memberikan gambaran awal besaran kontribusi yang bersedia dikeluarkan &#13;
pengunjung untuk lingkungan. Harapannya, hasil ini dapat menjadi acuan awal bagi &#13;
pengelola kawasan, NGO, dan pemerintah daerah dalam menyusun strategi kolaboratif &#13;
untuk konservasi yang berkelanjutan, seperti rehabilitasi terumbu karang, edukasi &#13;
lingkungan, dan pengelolaan sampah pesisir.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164887</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 13:46:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 15:54:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>