<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164789">
 <titleInfo>
  <title>PENILAIAN KESEHATAN POHON PADA HUTAN ALAM MENGGUNAKAN METODE FOREST HEALTH MONITORING DI DESA KARANG AMPAR, ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADE PUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hutan merupakan ekosistem penting yang mendukung kehidupan dan keseimbangan lingkungan serta memiliki fungsi lindung, konservasi, dan produksi sebagaimana diatur dalam UU No. 41 Tahun 1999. Di Provinsi Aceh, PT. Tusam Hutani Lestari (PT. THL) mengelola hutan produksi yang sebagian besar berupa hutan tanaman, sementara hutan alamnya belum dimanfaatkan akibat moratorium logging. Kawasan ini sebelumnya mengalami kerusakan akibat illegal logging. Mengingat pentingnya data kesehatan pohon untuk menjaga fungsi dan manfaat hutan, diperlukan penelitian menggunakan metode Forest Health Monitoring (FHM) yang menilai berbagai indikator ekosistem secara menyeluruh untuk mengetahui kondisi terkini hutan alam di Desa Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis pohon dan menilai kesehatan pohon di hutan alam Desa Karang Ampar, Aceh Tengah.&#13;
Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2025 di hutan alam kawasan hutan produksi Desa Karang Ampar dengan luas 8.375 ha, menggunakan metode Forest Health Monitoring (FHM). Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling with random start berdasarkan pertimbangan peneliti terhadap kerapatan vegetasi yang diklasifikasikan ke dalam kelas sangat tinggi, tinggi dan sedang, dengan intensitas sampling 0,025% dari luas area penelitian, didapatkan 5 klaster plot. &#13;
Penelitian mengidentifikasi 28 jenis pohon dengan total 126 pohon. Jenis yang paling dominan adalah Ulmus sp. (pungkeh) dengan 20 individu, Jenis paling sedikit ditemukan satu individu, seperti Ficus variegeta (gala-gala rau). Kerusakan paling umum berupa luka terbuka, eksudasi, dan liana, dengan rata-rata kesehatan pohon dari lima klaster tergolong sehat (6,44). Nilai tertinggi terdapat pada klaster 2 (7,14) karena kerapatan sangat tinggi dan minim intervensi, sedangkan nilai terendah pada klaster 5 (5,05) akibat dekat dengan aktivitas masyarakat dan kerapatan vegetasi sedang.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164789</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 11:51:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 14:39:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>