<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164757">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH LUAS LAHAN, MODAL, DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKSI MINYAK    NILAM DI KABUPATEN GAYO LUES (STUDI KASUS KOPERASI ELIXIR DE GAYO KEC. TRIPE JAYA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maisya Fazira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas lahan, modal, dan tenaga kerja terhadap produksi minyak nilam di Kabupaten Gayo Lues. Meskipun tanaman nilam merupakan salah satu komoditas unggulan Aceh dengan nilai ekonomi tinggi, produksi minyak nilam menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir meskipun luas lahan dan modal meningkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan dari 38 petani nilam anggota Koperasi Elixir De Gayo melalui kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan, modal, dan tenaga kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi minyak nilam. Artinya, semakin besar luas lahan yang dikelola, semakin besar modal yang digunakan, dan semakin optimal pengelolaan tenaga kerja selama masa budidaya, maka akan semakin tinggi produksi minyak nilam yang dihasilkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan produksi dapat dicapai melalui penguatan di masing-masing faktor produksi. Sebagai implikasi kebijakan, pemerintah daerah bersama lembaga terkait perlu menyediakan pelatihan teknis kepada petani mengenai sistem blok tanam, perbaikan tata kelola lahan, dan penerapan teknik konservasi tanah agar kesuburan lahan tetap terjaga. Dalam aspek modal, diperlukan perluasan akses pembiayaan melalui koperasi atau lembaga keuangan dengan skema pinjaman berbunga rendah, penyediaan bantuan sarana produksi seperti bibit unggul, pupuk, serta alat penyulingan berbasis teknologi tepat guna. Di sisi tenaga kerja, diperlukan program pelatihan peningkatan keterampilan petani dalam mengelola waktu budidaya, manajemen tenaga kerja keluarga, serta peningkatan efisiensi kerja melalui pembentukan kelompok tani. Dukungan kelembagaan yang sinergis antara pemerintah, koperasi, dan petani diharapkan mampu memperkuat produktivitas minyak nilam secara berkelanjutan di Kabupaten Gayo Lues.&#13;
&#13;
Kata kunci: Produksi Minyak Nilam, Luas Lahan, Modal, dan Tenaga Kerja&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164757</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 11:35:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 11:55:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>