HUBUNGAN ANTARA FAKTOR STRES DENGAN ASMA BRONKHIALE PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN ANTARA FAKTOR STRES DENGAN ASMA BRONKHIALE PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

Yanis Indiana Yacma - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101030099

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.238

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Asma masih merupakan masalah yang mendunia dengan perkiraan 300 juta orang yang menderitanya. Faktor resiko yang dapat mempengaruhi asma dapat dibagi menjadi yang menyebabkan perkembangan asma dan yang memicu gejala-gejala asma tersebut. Dalam berbagai penelitian menunjukkan bahwa emosi dan stress dapat langsung mempengaruhi fungsi dari paru-paru pada pasien dengan asma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor stres dengan kejadian asma bronkhiale. Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan desain case control. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala dengan jumlah 182 orang, 91 orang yang menderita asma dan 91 orang sebagai kontrol. Penelitian ini dimulai dari bulan Desember 2012 – Januari 2013. Variable penelitian ini adalah stres dan asma bronkhiale. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi square dengan ? = 0,05 dan derajat kepercayaan 95%. Terdapat 182 sampel yang terdiri dari 83 orang (45,6%) laki-laki, 99 orang (54,4%) perempuan. Dari 91 orang (50%) yang menderita asma, terdapat 60 orang (32,9%) menderita asma yang dipicu oleh stres. Hasil penelitian ini adalah, terdapat hubungan antara stres dengan asma bronkhiale (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa stres merupakan salah satu faktor pencetus asma bronkhiale pada mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.

Kata kunci: asma bronkhiale, stres
Asthma is a problem worldwide, with an estimated 300 million affected individuals. Risk factors that influence of asthma can be divided into those that cause the development of asthma and those that trigger asthma symptoms. Various study showed that emotion and stress can affected directly the function of lung in patient with asthma. This study aimed to investigate the association between stress with asthma bronchial. It was observational analytic with case control design. The subjects were students in faculty of medicine syiah kuala university with the number were 182 people, 91 people was with asthma and 91 people were a control. This study started from December 2012 until January 2013. The variable of this study were stress and asthma bronchial. Data were analyzed using Chi-square statistic with ? = 0,05 and Confidence Interval 95%. There was 182 sample in this study that consisted of 83 males (45,6%), 99 females (54,4%). From 91 (50%) people with asthma, there was 60 people (32,9%) with asthma that caused by stress. The result showed that there was correlation between stress and asthma bronchial (p < 0,05). To conclude, stress was one of factor that can cause asthma bronchial in students of Faculty Of Medicine Syiah Kuala University.

Key words: asthma bronchial, stress

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK