<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164663">
 <titleInfo>
  <title>UJI IN SILICO AKTIVITAS ANTIKANKER PAYUDARA DAN KEMOTAKSONOMI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER GENUS EUPHORBIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nadiya Mufidah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>MIPA Biologi S2</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian mengenai obat-obatan herbal khususnya dari senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada tumbuhan semakin berkembang pesat secara signifikan. Salah satu fokus dunia dalam pencarian senyawa aktif organik dari ekstrak tumbuhan adalah untuk menemukan senyawa-senyawa baru yang memiliki aktivitas sebagai antikanker. Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian terbesar dalam dunia kesehatan. Salah satu jenis kanker yang paling banyak diderita terutama di kalangan wanita adalah kanker payudara. Tumbuhan dari genus Euphorbia seperti patikan kebo (Euphorbia hirta L.), patah tulang (Euphorbia tirucalli L.) dan sig-sag (Euphorbia tithymaloides L.) telah digunakan secara luas di seluruh penjuru dunia untuk mengatasi berbagai penyakit salah satunya sebagai antikanker. Oleh karena itu dilakukanlah penelitian dengan menggunakan pendekatan molecular docking untuk melihat aktifitas antikanker payudara dari senyawa metabolit sekunder yang terkandung dari ketiga tumbuhan tersebut serta melihat hubungan kemotaksonomi dari ketiga tumbuhan tersebut berdasarkan profil senyawanya. Hasil analisis molecular docking menunjukkan bahwa senyawa-senyawa dari tumbuhan sig-sag (Euphorbia tithymaloides L.) memiliki aktifitas antikanker payudara paling baik terhadap protein ERα berdasarkan nilai binding energy sedangkan senyawa-senyawa dari tumbuhan patah tulang (Euphorbia tirucalli L.) dan patikan kebo (Euphorbia hirta L.) memiliki aktifitas antikanker payudara paling baik berdasarkan interaksi residu asam amino. Analisis kemotaksonomi menunjukkan tumbuhan patah tulang (Euphorbia tirucalli L.) dan sig-sag (Euphorbia tithymaloides L.) memiliki kemiripan paling tinggi secara profil metabolit sekundernya dibandingkan dengan tanaman patikan kebo (Euphorbia hirta L.).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164663</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 10:30:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 11:06:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>