PERFORMANSI MORFO AGRONOMIS PADI (ORYZA SATIVA L.) GALUR MUTAN SAMBAY SIMEULUE PADA LAHAN AEROBIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERFORMANSI MORFO AGRONOMIS PADI (ORYZA SATIVA L.) GALUR MUTAN SAMBAY SIMEULUE PADA LAHAN AEROBIK


Pengarang

ZULFAHMI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sabaruddin - 196806101993031002 - Dosen Pembimbing I
Efendi - 196412311990031246 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1905101050092

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Agroteknologi., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Aceh memiliki beberapa varietas padi lokal salah satunya yaitu varietas Sambay Simeulue. Padi ini mempunyai umur panen yang masih tergolong lama dengan produktivitas yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil beberapa galur padi mutan Sambay Simeulue pada lahan aerobik. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan Aceh Rice Research Institute, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Penelitian dilakukan dari bulan September 2023 sampai Februari 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola non faktorial. Faktor yang diteliti adalah 14 galur (G) padi Sambay Simeulue hasil mutasi genetik yaitu galur G1, G2, G3, G4, G5, G6, G7, G8, G9, G10, G11, G12, G13, G14 dan varietas Mustajab sebagai pembanding. Penelitian ini menggunakan 3 ulangan dengan total 45 plot dan dengan 5 tanaman sampel sehingga terdapat 225 tanaman sampel. Analisis data menggunakan Anova dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil beberapa galur padi mutan Sambay Simeulue pada lahan aerobik berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 4 MST, tinggi saat panen, jumlah anakan maksimum, umur berbunga, umur panen, panjang malai perumpun dan berat 1000 butir. Berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 2 MST, 8 MST, bobot malai perumpun dan potensi hasil. Terdapat beberapa galur padi mutan Sambay Simeulue yang lebih baik dibandingkan varietas Mustajab diantaranya, G4 mendapatkan potensi hasil 8,44 ton ha-1 yang lebih tinggi dibandingkan varietas mustajab yang hanya mendapatkan 5,36 ton ha-1. Galur G3 memiliki rata-rata tinggi tanaman lebih rendah dibandingkan mustajab.

Aceh has several local rice varieties, one of which is the Sambay Simeulue variety. This rice has a relatively long harvest age and low productivity. This study aims to determine the growth and yield of several mutant lines of Sambay Simeulue rice on aerobic land. This research was conducted at the Aceh Rice Research Institute, Syiah Kuala University, Darussalam, Banda Aceh. The study was conducted from September 2023 to February 2024. This study used a non-factorial Randomized Block Design. The factor studied was 14 lines (G) of Sambay Simeulue rice resulting from genetic mutation, namely lines G1, G2, G3, G4, G5, G6, G7, G8, G9, G10, G11, G12, G13, G14, and the Mustajab variety as a comparison. This study used 3 replications with a total of 45 plots and 5 sample plants, resulting in 225 sample plants. Data analysis used Anova and continued with the Least Significant Difference (LSD) test at the 5% level. The results showed that the growth and yield of several mutant lines of Sambay Simeulue rice on aerobic land had a very significant effect on plant height at 4 weeks after planting, plant height at harvest, maximum number of tillers, flowering age, harvest age, panicle length per clump, and weight of 1,000 grains. It had a significant effect on plant height at 2 weeks after planting, 8 weeks after planting, panicle weight per clump, and yield potential. There were several mutant lines of Sambay Simeulue rice that were better than the Mustajab variety, including G4, which had a yield potential of 8.44 tons ha-1, higher than the Mustajab variety, which only had 5.36 tons ha-1. Line G3 had an average plant height lower than Mustajab.

Citation



    SERVICES DESK