<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164615">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMALISASI FLEET ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA KEGIATAN COAL HAULING UNTUK MENCAPAI TARGET PRODUKSI PT MIFA BERSAUDARA, ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nazilla Sulaksmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aktivitas coal hauling merupakan tahapan penting dalam operasional &#13;
pertambangan karena berperan sebagai penghubung antara produksi dan distribusi. &#13;
PT Mifa Bersaudara mengalami tantangan dalam pencapaian target produksi bulan &#13;
Februari 2025, dengan ketercapaian produksi hanya 87%. Hal ini disebabkan &#13;
karena cycle time yang belum optimal, ketidakseimbangan jumlah alat muat dan &#13;
alat angkut, serta belum diketahui jumlah alat angkut optimal yang harus &#13;
digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan fleet &#13;
alat berat dalam aktivitas coal hauling dengan pendekatan match factor yang dinilai &#13;
lebih praktis dalam mendukung pengambilan keputusan teknis di lapangan. Match &#13;
factor merupakan metode analisis keseimbangan antara alat muat dan alat angkut &#13;
yang digunakan untuk menentukan jumlah unit alat angkut yang paling sesuai agar &#13;
tercapai efisiensi kerja maksimum. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan &#13;
data primer dan sekunder mengenai spesifikasi alat berat, koordinat jalan, waktu &#13;
operasional, serta waktu produktif kerja. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa &#13;
angka produksi aktual belum mencapai target, yaitu hanya sebesar 1.058.008 &#13;
ton/bulan, dengan nilai match faktor yang belum seimbang, yaitu pada fleet 1 &#13;
sebesar 0,84, fleet 2 sebesar 0,89, dan fleet 3 sebesar 0,63. Simulasi perbaikan &#13;
dilakukan terhadap waktu tempuh dan jumlah alat angkut berdasarkan data jarak &#13;
tempuh, tahanan gulir (rolling resistance), dan tahanan kemiringan (grade &#13;
resistance), rimpull dan kecepatan maksimum. Hasil simulasi menunjukkan bahwa &#13;
produksi meningkat hingga 108% dari target yaitu sebesar 1.316.575 ton per bulan. &#13;
Nilai match faktor juga meningkat, pada fleet 1 sebesar 0,98, fleet 2 sebesar 1,02, &#13;
dan fleet 3 sebesar 0,99.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164615</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 09:25:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 09:27:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>