<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164585">
 <titleInfo>
  <title>KEBIASAAN MAKAN DAN POLA PERTUMBUHAN IKAN GEGARING (TOR TAMBRA) DI HULU DAS KRUENG MEUREUBO, KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JARMIYATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan gegaring (Tor tambra) merupakan salah satu ikan lokal yang memiliki harga jual yang cukup tinggi, informasi kebiasaan makan dan pola pertumbuhan sangat diperlukan sebagai dasar penting konservasi dan pengembangan budidaya yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebiasaan makan dan pola pertumbuhan ikan gegaring (Tor tambra) di Hulu Sungai Krueng Meureubo Kabupaten Aceh Tengah. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Januari 2025 dengan menggunakan jala. Parameter penelitian yaitu index volumetric, frekuensi kejadian, index of preponderence, luas relung makanan, panjang usus relatif,  hubungan panjang berat, dan pengukuran kualitas air. Hasil analisis kebiasaan makan ikan gegaring (Tor tambra) terdapat lima jenis makanan dimana cacing merupakan makanan utama (49,53%), makanan pelengkap alga (19,61%) serangga air (18,86%) biji buah ara (11,05%) dan pasir sebagai makanan tambahan (0,96%). Panjang rerata usus ikan gegaring (Tor tambra) 299,9 mm dengan rasio 1,7. Hasil analisis hubungan panjang berat ikan gegaring (Tor tambra) jantan diperoleh nilai koefesien b=3,1092 menunjukkan pola pertumbuhan isometrik dan ikan betina memiliki nilai koefesien b=2,8054 menunjukkan pola pertumbuhan allometriik negatif. Nilai faktor kondisi ikan jantan dan betina yaitu 100,91-101,667. Dapat disimpulkan bahwa ikan gegaring (Tor tambra) digolongkan sebagai ikan omnivora dengan bentuk tubuh yang normal dan lingkungannya yang baik. Penelitian ini memberikan data dasar penting untuk upaya konservasi dan pengelolaan populasi ikan gegaring (Tor tambra) di ekosistem sungai Krueng Meureubo.&#13;
&#13;
Kata kunci: Ikan gegaring (Tor tambra), kebiasaan makan, pola pertumbuhan,  omnivora, isometrik, allometrik negatif, faktor kondisi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164585</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 08:16:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 08:18:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>