<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164583">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN FRAKSI SERAT KULIT KELAPA MUDA (COCOS NUCIFERA L.) DENGAN PENGOLAHAN ENSILASE DAN FERMENTASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIKA JAYANTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pakan ternak merupakan segala bahan yang diberikan kepada hewan ternak sebagai sumber nutrisi untuk mendukung pertumbuhan, reproduksi, dan kesehatan. Pakan ternak secara umum dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu pakan hijauan dan pakan konsentrat. ketersediaan pakan hijauan sepanjang tahun bagi ternak bersifat fluktuatif. Produksi biomasa tanaman hijauan pakan meningkat saat hujan, tetapi pada musim kemarau produksinya menurun drastis.Kulit kelapa muda adalah salah satu limbah yang dapat dimanfaatkan menjadi pakan ternak. Kandungan protein kasar pada kulit kelapa muda yaitu 3,13%, namun terdapat faktor penghambat yaitu serat kasar 30,34%, kandungan hemiselulosa 8,50%, selulosa 21,07%, dan lignin 29,23%. Oleh karena itu kulit kelapa muda dapat ditingkatkan kualitas nutrisinya dengan cara pengolahan pakan menggunakan teknologi silase dan fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan kandungan serat kulit kelapa muda yang telah mengalami proses teknologi yang berbeda yaitu teknologi ensilase dan teknologi fermentasi. Penelitian pembuatan pakan silase dan fermentasi kulit kelapa muda dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi, Teknologi &amp; Hijauan Pakan, Departemen Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Analisis Van soest dilaksanakan di Laboratorium Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Ciawi, Bogor. Penelitian ini berlangsung selama 8 minggu yaitu dari tanggal 22 Januari hingga 17 April 2025. Penelitian merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan uji t (t-test), yang terdiri atas dua perlakuan, yaitu silase dan fermentasi menggunakan MA-11 pada kulit kelapa muda. Masing-masing perlakuan terdiri dari 10 ulangan, sehingga diperoleh total 20 unit percobaan. Proses silase dan fermentasi dilakukan selama 21 hari. Parameter yang diamati meliputi NDF, ADF, Selulosa, Hemiselulosa, dan Lignin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengolahan kulit kelapa muda melalui silase dan fermentasi tidak memberikan perbedaan yang nyata terhadap fraksi serat. Kandungan NDF masing-masing sebesar 64,80% dan 64,19%, ADF 50,97% dan 51,52%, Selulosa 33,08% dan 33,18%, Hemiselulosa 13,83% dan 12,67%, dan Lignin 17,84% dan 17,88%.Dapat disimpulkan, fraksi serat kulit kelapa muda dengan pengolahan ensilase dan fermentasi dengan MA-11 tidak berbeda nyata (P&gt;0,05). Metode ensilase relatif memberikan hasil yang lebih baik dalam menurunkan fraksi serat dibandingkan dengan metode fermentasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164583</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 07:58:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 09:07:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>