Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PROFIL SENIMAN MOP-MOP DI SANGGAR MEURAK JEUMPA ACEH KABUPATEN ACEH UTARA PROFIL SENIMAN MOP-MOP DI SANGGAR MEURAK JEUMPA ACEH KABUPATEN ACEH UTARA PROFIL SENIMAN MOP-MOP DI SANGGAR MEURAK JEUMPA ACEH KABUPATEN ACEH UTARA PROFIL SENIMAN MOP-MOP DI SANGGAR MEURAK JEUMPA ACEH KABUPATEN ACEH UTARA
Pengarang
Umul Aiman - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1006102030029
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci : Profil, Seniman, Mop-mop
Penelitian ini berjudul “Profil Seniman Mop-mop di Sanggar Meurak Jeumpa Aceh Kabupaten Aceh Utara”. Mengangkat masalah bagaimanakah profil seniman mop-mop di sanggar Meurak Jeumpa Aceh kabupaten Aceh Utara. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan profil seniman mop-mop di Sanggar Meurak Jeumpa Aceh kabupaten Aceh Utara. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Lokasi dilakukannya penelitian ini adalah di desa Lhok Krek kecamatan Sawang, desa Lagang kecamatan sawang dan desa Sawang kecamatan Sawang. Sumber data penelitian ini adalah seniman-seniman mop-mop dan masyarakat yang mengerti dan mengetahui tentang kesenian mop-mop. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara yang mengerti dan mengetahui tentang mop-mop dan seniman-seniman mop-mop. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah profil seniman mop-mop. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga seniman mop-mop yang berasal dari Aceh Utara yaitu Syekh Syarkawi (70 tahun) sebagai pemain biola dan pemeran tokoh Abi, Syekh Abdul Gani (58 tahun) sebagai pemeran dara baroe dan Syekh Ismail (72 tahun) sebagai pemeran linto baroe hidup di bawah garis kemiskinan, Selain karena faktor usia yang sudah tua, mereka nyaris tak pernah mendapat perhatian dari pemerintah, padahal mereka adalah orang-orang yang dibangga-banggakan oleh masyarakat karena bakat seni yang mereka miliki dan telah berjasa membesarkan nama kesenian tradisional Aceh dengan hasil karya seni mereka selama ini. Selama puluhan tahun berkecimpung di bidang seni, mereka baru sekali mendapatkan penghargan dari pemerintah. Kehidupan para seniman yang serba kekurangan menjadi sebuah kendala bagi mereka untuk melatih kader mop-mop berikutnya. Mop-mop adalah bagian dari kekayaan kesenian di Aceh. Seharusnya memperoleh ruang perhatian untuk direvitalisasi, kesenian mop-mop sekarang sudah sangat langka dan perlu perhatian khusus agar kesenian ini tetap diakui keberadaannya.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERANAN SANGGAR PUTROE JEUMPA KEUBIRU DALAM MELESTARIKAN TARI PHO DI DESA BLANG KUALA KECAMATAN MEUKEK ACEH SELATAN (Mizanul Fhata, 2018)
ANALISIS PERUBAHAN RAGAM GERAK TARI RATEB MEUSEUKAT DI SANGGAR JEUMPA KABUPATEN ACEH BARAT (Talitha Wafa Qodoma, 2020)
ANALISIS STRUKTUR GERAK TARI GASEH SEUTIA DI SANGGAR CUT MEUTIA MEULIGO ACEH UTARA (ASSYIFA NAZILA, 2025)
PERBEDAAN MUSIK IRINGAN TARI MEUSARE-SARE DI SANGGAR LEMPIA DAN SANGGAR NURUL ALAM BANDA ACEH (IKHSAN, 2014)
PENGELOLAAN SANGGAR SAWEUNA TERHADAP PERKEMBANGAN TARI TRADISIONAL DI GAMPONG REULEUNG KECAMATAN KUTA MALAKA KABUPATEN ACEH BESAR (DEVIA RIZKI ANANDA, 2023)