<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164559">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS MODEL RESISTIVITAS LISTRIK DUA DIMENSI (2D) UNTUK MENGIDENTIFIKASI POTENSI REMBESAN PADA BENDUNGAN KEUREUTO, KABUPATEN ACEH UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LAYRA RYSA SYAHPUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bendungan Keureuto yang terletak di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, mulai dibangun pada tahun 2015 dengan tipe urugan tanah acak dan dirancang sebagai bendungan multifungsi.  Namun, dalam proses penyelesaiannya ditemukan indikasi rembesan pada bangunan pelimpah yang dapat membahayakan stabilitas bendungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi rembesan pada Bendungan Keureuto dengan metode geolistrik resistivitas dua dimensi (2D) menggunakan Konfigurasi Wenner-schlumberger. Data diperoleh dari SNVT Pembangunan Bendungan Balai Wilayah Sungai Sumatera I, mencakup tiga lintasan pengukuran di sekitar area bendungan. Data tersebut kemudian diolah dan dimodelkan menggunakan perangkat lunak RES2DINV untuk memperoleh penampang resistivitas bawah permukaan. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa struktur bawah permukaan daerah penelitian terdiri atas tiga lapisan utama, di mana lapisan kedua memiliki nilai resistivitas rendah antara 8,2 m hingga 62,7 m. Lapisan ini diinterpretasikan sebagai lapisan batulempung yang berpotensi menjadi jalur rembesan air bawah permukaan. Temuan ini diperkuat dengan hasil penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa zona dengan resistivitas rendah mengindikasikan potensi rembesan. Meskipun demikian, diperlukan penelitian lanjutan seperti pengeboran ataupun inspeksi visual berupa pengamatan langsung terhadap kondisi fisik bendungan untuk memvalidasi keberadaan jalur rembesan. &#13;
&#13;
Kata Kunci : geolistrik 2D, resistivitas, metode Wenner-schlumberger, rembesan, Bendungan Keureuto, RES2DINV</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164559</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 04:52:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 09:03:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>