<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164529">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS TINGKAT KERENTANAN PADA SUBDOMAIN WEBSITE USK BERDASARKAN COMMON VULNERABILITIES AND EXPOSURE MENGGUNAKAN SHODAN DAN ZAPPROXY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syarafina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keamanan cyber merupakan isu yang semakin penting di era digital, terutama bagi institusi pendidikan tinggi yang menyimpan data sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan dengan dua metode pada subdomain website Universitas Syiah Kuala (usk.ac.id) dengan menggunakan metode Common Vulnerabilities and Exposures (CVE) dan alat-alat seperti Shodan dan ZAP Proxy. Penelitian dimulai dengan pemetaan subdomain untuk mengidentifikasi layanan yang berjalan dan potensi kerentanannya. Dengan menggunakan Shodan, pemindaian dilakukan untuk mengidentifikasi layanan dan port yang terbuka pada berbagai subdomain, sehingga memberikan gambaran mengenai potensi kerentanan pada lapisan jaringan. ZAP Proxy kemudian digunakan untuk pemindaian lapisan aplikasi, menyoroti kerentanan seperti Cross-Site Scripting (XSS), penggunaan library yang rentan, dan pengaturan keamanan yang kurang optimal. Hasil dari penelitian ini adalah identifikasi adanya kerentanan signifikan pada beberapa subdomain, yang dapat dieksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab, berpotensi mengakibatkan pencurian data dan gangguan layanan. Penelitian ini juga mengevaluasi akurasi alat yang digunakan dalam mendeteksi kerentanan dengan melakukan pemindaian pada 501 host dengan pemindaian lanjutan terhadap 5 domain yang beresiko tinggi hingga sedang, serta memberikan rekomendasi mitigasi untuk meningkatkan keamanan sistem. Dengan adanya dokumentasi, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi pihak universitas dalam memperkuat langkah-langkah keamanan siber, dalam mengurangi risiko serangan, dan melindungi data serta layanan digital bagi seluruh pengguna.&#13;
Kata kunci: Keamanan siber, kerentanan, CVE, Shodan, ZAP Proxy, Cross-Site Scripting (XSS), mitigasi risiko.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164529</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 23:54:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 01:32:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>