<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164493">
 <titleInfo>
  <title>KEANEKARAGAMAN JENIS NYAMUK ANOPHELES SPP. DI KECAMATAN SUKAJAYA KOTA SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT SYIFA ALMIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Serangga memiliki peran positif dan negatif dalam kehidupan manusia. Salah satunya&#13;
adalah nyamuk Anopheles yang berperan sebagai vektor penyakit menular malaria, yang&#13;
ditularkan melalui gigitan. Keanekaragaman nyamuk vektor sangat dipengaruhi oleh&#13;
faktor lingkungan, seperti sebaran geografis, ekosistem, dan jenis habitat tempat&#13;
berkembang biaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman&#13;
spesies nyamuk Anopheles spp., kepadatan larva pada tempat perindukan alami, serta&#13;
mengetahui faktor lingkungan yang memengaruhi keberadaan larva di Kecamatan&#13;
Sukajaya, Kota Sabang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024 hingga Mei&#13;
2025. Pengambilan nyamuk dewasa menggunakan metode Human Landing Catch&#13;
(HLC), dan pengambilan larva menggunakan metode pencidukan. Parameter&#13;
lingkungan yang diamati meliputi suhu, pH, salinitas, vegetasi, dan keberadaan&#13;
predator. Analisis data menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener dan&#13;
Man Hour Density (MHD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan tujuh&#13;
spesies Anopheles, dengan spesies dominan An. barbirostris dan An. aconitus. Selain&#13;
itu, An. balabacensis teridentifikasi sebagai spesies baru yang ditemukan selama&#13;
penelitian. Nilai keanekaragaman tergolong sedang dengan indeks sebesar 1,84.&#13;
Kepadatan larva tertinggi ditemukan pada habitat yang memiliki vegetasi air, cahaya&#13;
matahari langsung, dan kandungan bahan organik tinggi. Seluruh lokasi pengambilan&#13;
sampel menunjukkan nilai MHD yang rendah, menandakan kerentanan terhadap&#13;
penularan malaria masih tergolong rendah. Penelitian ini menegaskan perlunya&#13;
pengawasan vektor secara berkala dan pengelolaan habitat air untuk mempertahankan&#13;
status bebas malaria di Kota Sabang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MOSQUITOES - DISEASE CARRIERS</topic>
 </subject>
 <classification>571.986</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164493</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 21:14:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-28 11:02:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>