<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164483">
 <titleInfo>
  <title>INDUKSI JENIS EKSPLAN DARI TIGA VARIETAS TANAMAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) SECARA KULTUR JARINGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAHDA SILVIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan tanaman tropis yang menghasilkan minyak atsiri. Nilam Aceh memiliki 3 varietas unggul yang kadar dan mutu minyak tinggi yaitu varietas Lhokseumawe, Tapaktuan dan Sidikalang. Tanaman nilam diperbanyak secara vegetatif melalui setek, hal tersebut membuat perbanyakan nilam membutuhkan lahan yang luas. Metode alternatif untuk perbanyakan bibit unggul dapat dilakukan melalui kultur jaringan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh jenis eksplan dan varietas terhadap induksi eksplan tanaman nilam secara kultur jaringan serta interaksi antara jenis eksplan dan varietas terhadap induksi tanaman nilam secara kultur jaringan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman, Departemen Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh yang dilaksanakan pada bulan Januari hingga Mei 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3×3 dengan 3 ulangan, 9 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 1 botol sampel, sehingga terdapat 27 unit percobaan. Faktor pertama adalah jenis eksplan terdiri dari 3 jenis yaitu pucuk, batang dan daun. Faktor kedua adalah varietas tanaman nilam yang terdiri dari 3 varietas yaitu Sidikalang, Tapaktuan dan Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan media kultur MS + 0,5 ml L-1 BAP + 0,5 ml L-1 NAA. Hasil penelitian ini menunjukkan jenis eksplan berpengaruh terhadap persentase hidup, tinggi eksplan, jumlah helai daun, umur muncul tunas dan persentase muncul kalus. Persentase hidup eksplan terbaik pada perlakuan eksplan pucuk yaitu 100%. Tinggi eksplan, jumlah helai daun, umur jumlah tunas terbaik pada dijumpai pada jenis eksplan batang. Persentase muncul kalus terbaik pada perlakuan eksplan daun yaitu 100%.Varietas berpengaruh terhadap persentase hidup, tinggi eksplan, umur muncul tunas dengan perlakuan terbaik dijumpai pada varietas Lhokseumawe, persentase pembentukan kalus terbaik pada varietas Lhokseumawe dan Tapaktuan dan umur muncul akar terbaik dijumpai pada varietas Sidikalang. Terdapat interaksi antara jenis eksplan dengan varietas tanaman nilam terhadap tinggi eksplan pada umur 12 MSI dan umur muncul tunas. Kombinasi terbaik pada tinggi eksplan dan umur muncul tunas menggunakan eksplan batang + varietas Lhokseumawe.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Induksi, jenis eksplan, perkembangan, varietas nilam.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164483</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 20:47:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 00:45:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>