<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164479">
 <titleInfo>
  <title>ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI VIBRIO SP. PADA KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) DI PERAIRAN ALUE NAGA, KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>EVA MAULIDASARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bakteri Vibrio sp. merupakan patogen utama yang dapat menyerang jaringan kerang saat sistem imun melemah, serta berpotensi menyebabkan penyakit pada manusia melalui konsumsi makanan laut yang terkontaminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan jenis bakteri Vibrio sp. yang terdapat pada kerang hijau (Perna viridis), mengidentifikasi karakteristiknya, serta menganalisis pengaruh kualitas air terhadap keberadaan Vibrio sp. di perairan Alue Naga, Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah purposive sampling, dengan analisis data secara deskriptif, mencakup identifikasi bakteri berdasarkan uji morfologi koloni, uji dasar seperti uji Gram (KOH 3%), uji katalase, dan TSIA, serta uji biokimia seperti LIA, MIO, sitrat, dan MR-VP. Serta pengukuran parameter kualitas air. Hasil penanaman sampel pada media selektif TCBS yang diinkubasi pada suhu 37 °C selama 18–24 jam menunjukkan bahwa sebanyak 10 isolat bakteri tumbuh pada titik 1, 7 isolat menunjukkan pertumbuhan pada titik 2 (3 isolat tidak tumbuh), dan 10 isolat tumbuh pada titik 3. Isolat yang ditemukan menunjukkan bentuk koloni bulat (circular) dan tak beraturan, berwarna hijau dan kuning, tepian rata (entire), dan elevasi cembung (convex). Hasil uji Gram menunjukkan bahwa semua isolat merupakan Gram negatif. Berdasarkan hasil uji biokimia, isolat bakteri diduga kuat termasuk Vibrio cholerae, Vibrio parahaemolyticus, dan Vibrio vulnificus. Analisis kualitas air selama penelitian menunjukkan bahwa pH berada dalam kisaran 6,5–7, tergolong baik. Salinitas berkisar antara 25–29 ppt, sedikit di bawah standar ideal (27–34 ppt). Suhu perairan optimal untuk pertumbuhan kerang maupun bakteri Vibrio sp., yaitu 28–29 °C. Sementara itu, kadar oksigen terlarut (DO) berkisar 4,6–5,6 mg/L, menunjukkan kualitas perairan yang kurang ideal. &#13;
&#13;
Kata kunci: Vibrio sp., kerang hijau, identifikasi, kualitas air, Alue Naga.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164479</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 20:34:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 00:42:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>