<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164475">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS NUMERIK KINERJA TERMAL DAN DISTRIBUSI ALIRAN UDARA SISTEM PENDINGINAN SIKLUS MAISOTSENKO DI DAERAH TROPIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Abdul Latif</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem pendinginan evaporatif tidak langsung siklus Maisotsenko (M-Cycle) dikenal memiliki efisiensi energi yang tinggi, khususnya di iklim kering. Namun, efektivitasnya di daerah tropis dengan kelembaban tinggi masih menjadi pertanyaan. Penelitian ini menganalisis unjuk kerja pendinginan siklus Maisotsenko ketika diterapkan di daerah tropis yang memiliki suhu tinggi dan kelembaban relatif yang bervariasi. Metodologi yang digunakan melibatkan pemodelan matematis dan simulasi numerik untuk mengevaluasi temperatur yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun siklus Maisotsenko mampu menurunkan suhu udara, kelembaban relatif udara yang dihasilkan cenderung meningkat dan suhu bola basah udara masuk yang tinggi menjadi pembatas utama untuk mencapai suhu kenyamanan termal yang ideal di iklim tropis. Meskipun demikian, temuan ini memperlihatkan potensi efisiensi energi yang substansi dan pengurangan emisi gas rumah kaca jika teknologi ini diterapkan secara luas di wilayah tropis, menjadikannya alternatif yang menarik untuk kebutuhan pendinginan berkelanjutan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164475</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 19:57:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 00:40:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>