DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MENGHADAPI QUARTER LIFE CRISIS (KRISIS SEPEREMPAT BAYA) PADA REMAJA KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MENGHADAPI QUARTER LIFE CRISIS (KRISIS SEPEREMPAT BAYA) PADA REMAJA KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Wulan Yuliana - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rizanna Rosemary - 197505142008012021 - Dosen Pembimbing I
Nadia Muharman - 198410082014012101 - Dosen Pembimbing II
Maini Sartika - 198005012017012101 - Penguji
Febri Nurrahmi - 198802242015042002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1910102010018

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Fenomena quarter life crisis semakin banyak dialami oleh remaja di usia 20- an, terutama dalam menghadapi ketidakpastian mengenai karier, hubungan sosial, serta masa depan. Pada era digital saat ini, media sosial seperti Instagram menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari dan sering kali berperan dalam proses pencarian identitas dan eksistensi diri. Penelitian ini berupaya memahami bagaimana penggunaan Instagram berdampak pada remaja di Kota Banda Aceh yang sedang mengalami quarter life crisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan 9 informan yang menggunakan Instagram dan tengah menghadapi fase quarter life crisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram memiliki dampak yang beragam. Di satu sisi, platform ini memberikan inspirasi, motivasi, dan peluang untuk pengembangan diri. Namun, di sisi lain, Instagram juga memicu perasaan cemas, tekanan sosial, serta kecenderungan membandingkan diri dengan pencapaian orang lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dampak Instagram dalam quarter life crisis sangat bergantung pada cara penggunaannya. Kesadaran dan pola konsumsi media yang lebih sehat dapat membantu remaja memanfaatkan Instagram sebagai sumber inspirasi, bukan sebagai pemicu kecemasan.
Kata kunci: Quarter life crisis, Instagram, Dampak, Media Sosial, Remaja

The quarter life crisis phenomenon is increasingly experienced by teenagers in their 20s, especially in facing uncertainty about careers, social relationships, and the future. In today's digital era, social media such as Instagram has become an inseparable part of everyday life and often plays a role in the process of searching for identity and self-existence. This study seeks to understand how Instagram usage impacts teenagers in Banda Aceh City who are experiencing a quarter life crisis. This study uses a descriptive qualitative approach. This study involved 9 informants who use Instagram and are facing the quarter life crisis phase. The results of the study show that Instagram has various impacts. On the one hand, this platform provides inspiration, motivation, and opportunities for self-development. However, on the other hand, Instagram also triggers feelings of anxiety, social pressure, and a tendency to compare oneself with the achievements of others. This study concludes that the impact of Instagram on quarter life crisis is highly dependent on how it is used. Awareness and healthier media consumption patterns can help teenagers use Instagram as a source of inspiration, not as a trigger for anxiety. Keywords: Quarter life crisis, Instagram, Impact, Social Media, Teenagers

Citation



    SERVICES DESK