<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164463">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MENGHADAPI QUARTER LIFE CRISIS (KRISIS SEPEREMPAT BAYA) PADA REMAJA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wulan Yuliana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fenomena quarter life crisis semakin banyak dialami oleh remaja di usia 20- an, terutama dalam menghadapi ketidakpastian mengenai karier, hubungan sosial, serta masa depan. Pada era digital saat ini, media sosial seperti Instagram menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari dan sering kali berperan dalam proses  pencarian  identitas  dan  eksistensi diri.  Penelitian ini  berupaya  memahami bagaimana  penggunaan  Instagram  berdampak  pada  remaja  di  Kota  Banda  Aceh yang  sedang  mengalami  quarter  life  crisis.  Penelitian  ini  menggunakan pendekatan  kualitatif  deskriptif.  Penelitian  ini  melibatkan  9  informan  yang menggunakan  Instagram  dan  tengah  menghadapi  fase  quarter  life  crisis.  Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  Instagram  memiliki  dampak  yang  beragam.  Di satu  sisi,  platform  ini  memberikan  inspirasi,  motivasi,  dan  peluang  untuk pengembangan diri. Namun, di sisi lain, Instagram juga memicu perasaan cemas, tekanan  sosial,  serta  kecenderungan  membandingkan  diri  dengan  pencapaian orang lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dampak Instagram dalam  quarter life  crisis  sangat  bergantung  pada  cara  penggunaannya.  Kesadaran  dan  pola konsumsi  media  yang  lebih  sehat  dapat  membantu  remaja  memanfaatkan Instagram sebagai sumber inspirasi, bukan sebagai pemicu kecemasan. &#13;
 Kata kunci: Quarter life crisis, Instagram, Dampak, Media Sosial, Remaja</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164463</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 18:58:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 00:35:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>