<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164409">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN MUSEUM SAINS DAN TEKNOLOGI DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAZWA SABINADILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi faktor penting dalam kemajuan suatu daerah, termasuk Banda Aceh. Namun hingga saat ini, belum tersedia fasilitas edukatif berskala besar yang secara khusus menangani pengenalan dan pembelajaran sains dan teknologi kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, perancangan Museum Sains dan Teknologi di Banda Aceh diharapkan dapat menjadi solusi untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus menjadi daya tarik baru dalam sektor pariwisata edukatif.&#13;
Museum ini dirancang untuk menghadirkan ruang-ruang pamer interaktif, edukatif, serta inovatif, yang dapat diakses oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pendidik, hingga masyarakat umum. Dalam proses perancangannya, diterapkan prinsip arsitektur modern yang mencerminkan semangat kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan, baik secara bentuk, material, maupun teknologi bangunan.&#13;
Tujuan dari perancangan ini adalah tidak hanya menyediakan sarana edukasi, tetapi juga menciptakan ruang publik yang inspiratif, mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, serta mendorong eksplorasi dan kreativitas dalam bidang sains dan teknologi. &#13;
Metode pendekatan dalam perancangan meliputi studi literatur, analisis tapak, studi preseden, serta pengembangan konsep arsitektur berdasarkan kebutuhan fungsional dan karakter lokal. Hasil dari perancangan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan sistem pendidikan, penyebaran pengetahuan, serta pemanfaatan ruang publik di Banda Aceh secara lebih progresif dan berkelanjutan.&#13;
Kata Kunci: Museum, Sains dan Teknologi, Banda Aceh, Arsitektur Futuristik, Edukasi, Pariwisata&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SCIENCE MUSEUMS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>727.65</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164409</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 16:45:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 12:06:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>