<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164377">
 <titleInfo>
  <title>MANAJEMEN PENANGANAN  KONSTRUKSI JALAN RAYA (STUDI KASUS JALAN  SYIAH KUALA BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afrizal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penetapan  Lampulo  sebagai kawasan  industri perikanan  dalam tata  ruang kota Banda Aceh dengan peningkatan status pengelolaan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP)   menjadi   Pelabuhan   Perikanan   Samudera   (PPS)   berdampak:   terhadap pertumbuhan  volume  lalu  lintas pada  Jalan  Syiah Kuala Banda  Aceh.  Tujuan penelitian  ini  adalah  untuk  mengkaji   penanganan  Jalan   Syiah  Kuala   baik rekonstruksi    maupun    tindakan    pemeliharaan.    Menurunnya    kinerja   jalan merupakan  akibat  dari  pengaruh  pertumbuhan  arus  lalu  lintas.  Penelitian  ini dilak:ukan dengan  analisis  IRI  (nternasional  Rougnhness Index)  dan  Biaya Operasional  Kendaraan   (BOK).  Analisa  kinerja  jalan  berdasarkan   pedoman perhitungan   dalam  MKJI   1997.  Analisa  1RI berdasarkan  metode  IRMS  dan analisa  BOK   berdasarkan   metode  PCI.   Hasil  analisis  menunjukkan  bahwa pertumbuhan  Ialu lintas  dikaji  dengan  dua skenario yaitu  pertumbuhan  normal (Do Nothing)  dan  pertumbuhan  pengembangan  kawasan  (Do  Something). Do Nothing  Jalan  Syiah Kuala  pertumbuhan  lalu  lintas meningkat  sehingga  perlu penanganan  jalan  dengan  4  alternatif,  yaitu   1)  analisa  kinerja jalan  kondisi existing  do  minimum  (2/2  UD)  pada  tahun  2010  s/d  2014;  2)  penanganan altematifA (2/2 UD) tahun 2015 s/d 2016; 3) altematif B (4/2 D) tahun 2017 s/d&#13;
2021 dan 4) altematif C (6/2 D) tahun 2022 sld 2024. Penanganan Jalan  Syiah Kuala  perlu  dilakukan untuk  mempertahankan  derajat kejenuhan  sebagai rasio arus  lalu  lintas  terhadap  kapasitas  jalan tetap  dibawah  0,75.  Untuk  aktivitas pengembangan  kawasan  Lampulo  perlu  dilakukan penanganan jalan dengan  4 alternatif, yaitu  1) analisa jalan kondisi existing (2/2 UD) tahun 2010 sld 2013; 2) altematifA (4/2 D) tahun 2014 s/d 2019; 3) alternatif B  (6/2 D) tahun 2020 s/d 2021;&#13;
4)  alternative  C  (6/2 D) penambahan lebar lajur  tahun  2022 s/d 2024.  Metode&#13;
pemeliharan  Jalan  Syiah  Kuala   dilak:ukan dengan  analisa  IRI.  Pertumbuhan normal  dilakukan pemeliharan  rutin  setiap tahun  dan berkala  pada tahun 2022, pertumbuhan pengembangan kawasan dilak:ukan pemeliharan berkala tahun 2021. Disarankan  kepada  Dinas  PU  kota  Banda  Aceh  untuk  melakukan manajemen penanganan  Jalan  Syiah  Kuala  dimasa  mendatang pemeliharaan  dan  rencana rekontruksi.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci:  Manajemen, kinerja jalan, pemeliharaan, pembiayaan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164377</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 16:20:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 16:20:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>