Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN PROSPEK PEMBIAYAAN MIKRO PADA BAITUL QIRADH DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
HUSNA HAYATIANNA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1001103020005
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perkembangan LKMS (Lembaga Keuangan Mikro Syariah) di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan serta memilki peranan yang sangat vital dalam kemajuan perekonomian Indonesia. Secara umum, LKMS yang dimaksud berbadan hukum Kopsyah (Koperasi Syariah) yang kemudian lebih dikenal dengan BQ (Baitul Qiradh). Hingga saat ini tercatat 31 Kopsyah yang tersebar di seluruh kecamatan dalam kota Banda Aceh dan hanya 7 yang dinyatakan aktif yaitu, Kopsyah Baiturrahman, Kopsyah Bina Insan Mandiri, Kopsyah Cempaka Almukarramah, Kopsyah Darul Mizan, Kopsyah Surya Madinah, Kopsyah Amanah Nanggroe, dan Kopsyah Kadin Aceh. Dari sekian banyak produk pembiayaan BQ, yang menjadi fokus pada penelitian ini adalah pembiayaan mikro. Dalam penyaluran pembiayaan mikro kepada nasabah, setiap BQ berkepentingan dengan efektivitas pembiayaan tersebut. Efektivitas pembiayaan ini diukur menggunakan 7 variabel yaitu, customer satisfaction sebagai variabel dependen dan cost of credit, income & living standard, religious restriction, risk of using loan, loan repayment policy, dan loan use opportunity sebagai variabel independen. Efektivitas akan diukur berdasarkan hasil korelasi antara variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil yang didapat bahwa dari 6 variabel independen, hanya satu variabel yang tidak berkorelasi positif dengan variabel dependen yaitu variabel loan use opportunity. Hal ini berarti variabel loan use opportunity tidak mampu menjelaskan kepuasan konsumen dan dianggap tidak efektif dalam pembiayaan mikro. Penilitian ini juga akan melihat prospek dari BQ untuk masa yang akan datang dengan mengestimasi data jumlah nasabah dari tahun 2011 sampai 2014 menggunakan estimasi (trend). Hasil yang didapat dari hasil estimasi bahwa BQ memiliki prospek yang baik kedepannya, dimana hasil estimasi pada tahun 2020 menunjukkan angka 4707 nasabah yang hampir mencapai 2 kali dari jumlah nasabah pada tahun 2014.
Kata kunci: Pembiayaan mikro, Efektivitas, Prospek
Tidak Tersedia Deskripsi
PENERAPAN PSAK PEMBIAYAAN PADA BAITUL QIRADH AMANAH KOTA BANDA ACEH (Nurul Arfah, 2024)
PROSEDUR PEMBERIAN PEMBIAYAAN PADA BAITUL QIRADH BAITURRAHMAN CABANG ULEE KARENG (NAURATUS SAFRAH, 2018)
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN PROSPEK PEMBIAYAAN MIKRO PADA BAITUL QIRADH DI KOTA BANDA ACEH (HUSNA HAYATIANNA, 2015)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR APA SAJA YANG HARUS ADA DALAM PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA BAITUL QIRADH NANGGROE BAZNAS MADANI DI BANDA ACEH (Iemawati, 2024)
PERANAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO BAITUL QIRADH DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHA INFORMAL DI BANDA ACEH (Richi Jurizal, 2021)